Aprianti, Selvi (2016) Penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe tai (tim assisted individualization) untuk meningkatkan pemahaman materi pecahan pada siswa kelas V Mi Miftahul Huda Sidoarjo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (718kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (294kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (300kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (542kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (567kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (638kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (506kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (367kB) | Preview
Abstract
Pembelajaran Matematika materi pecahan di kelas V sudah disampaikan dengan baik oleh guru mata pelajaran dan beberapa kali contoh serta latihan namun ada beberapa hal yang membuat siswa-siswi belum menguasai materi pecahan dan belum mencapai kriteria ketuntasan pemahaman, diantaranya adalah penggunaan strategi pembelajaran yang kurang bervariasi dan kemampuan yang dimiliki peserta didik berbeda. Dibuktikan dari 36 jumlah siswa kelas V, jika dipersentasekan ada 58,33% yang dinyatakan belum memenuhi kriteria ketuntasan pemahaman dan sisanya yakni 41,67% yang dinyatakan sudah memenuhi kriteria ketuntasan pemahaman.
Rumusan masalah dari penelitian adalah: bagaimana penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas V di MI Miftahul Huda Sidoarjo dan bagaimana peningkatkan kemampuan pemahaman materi pecahan kelas V di MI Miftahul Huda Sidoarjo dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe TAI.
Adapun tujuan penelitian diantaranya: penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas V di MI Miftahul Huda Sidoarjo dan peningkatan kemampuan pemahaman materi pecahan kelas V di MI Miftahul Huda Sidoarjo dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe TAI.
Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kurt Lewin yang terdiri dari empat langkah dalam satu siklus yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dilakukan sebanyak dua siklus yaitu pada tanggal 11 januari 2016 dan 18 januari 2016. Peneliti dan guru secara kolaboratif mendiagnosis masalah, menentukan alternatif pemecahan, melakukan tindakan, mengevaluasi, melakukan refleksi, dan membuat kesimpul. TAI merupakan gabungan dari pembelajaran kooperatif dengan pengajaran individual. Dimana siswa dibagi kedalam kelompok yang memiliki kemampuan berbeda, kelompok yang unggul mendapat penghargaan (reward).
Diperoleh hasil siklus I ada tiga siswa yang tidak hadir dan untuk siklus II ada empat siswa yang tidak hadir. Rata-rata nilai pemahaman pada siklus I 66,9 (48,4%) menjadi 73 (71,8%) pada siklus II untuk pre-test. Rata-rata nilai pemahaman untuk post-test dari 71,1 (66,6%) pada siklus I menjadi 79,5 (84,3%) pada siklus II. Nilai observasi aktivitas guru 86,3 pada siklus I menjadi 91,6 pada siklus II dan nilai observasi aktivitas siswa 79,5 pada siklus I menjadi 88,3 pada siklus II.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | TAI; Pemahaman; Pecahan |
| Subjects: | Pendidikan Pendidikan > Strategi Belajar Mengajar |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Aprianti Selvi |
| Date Deposited: | 27 Jun 2016 08:02 |
| Last Modified: | 14 Nov 2019 03:36 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7040 |
