Suryatini, Nadiyah (2016) AN ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE FOUND ON THE SONG LYRIC BY HARRIS JUNG’S “SALAM” ALBUM. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (14MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (301kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (257kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (275kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (411kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (372kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (410kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (534kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (312kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini berisi tentang figurative language yang digunakan oleh Harris di album pertamanya “Salam”. Penulis mempunyai dua permasalahan penelitian. Permasalahan tersebut yaitu apa jenis figurative language yang digunakan Harris dalam lagu-lagunya dan makna figurative yang terkandung yang digunakan Harris dalam lagu-lagunnya. Fokus penelitian ini terletak pada jenis figurative language yang digunakan Harris dalam lagu-lagunya dan makna figurative dari figurative language yang digunakan Harris dalam lagu-lagunnya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori figurative language dari Kennedy (1979) untuk menganalisis jenis figurative language yang digunakan Harris dalam lagu-lagunya dan menganalisis makna figurative yang terkadung di dalamnya yang digunakan Harris dalam lagu-lagunnya. Untuk mendukung penelitiannya, penulis menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis setiap kalimat yang ada di dalam lirik lagu tersebut. Hasil dari pembelajaran ini adalah metaphora, simili, hiperbola, personifikasi, sinekdok, dan simbol. Hyperbole merupakan figurative yang paling banyak di temukan di dalam lirik. Makna figurative language “metaphore” penyanyi menggambarkan kekuatan orang tua yang mendidik anaknya ke jalan yang benar. Makna figurative language “hiperbole” bahwa rasulullah salah satu penolong dan meyakinkan umatnya untuk mempercayai Allah SWT. Figurative language “personifikasi” Allah SWT merupakan satu-satunya dzat yang bisa menghidupkan dan mematikan matahari. Figurative language “simili” kita harus bisa percaya diri dengan percaya diri kita akan bersinar seperti bintang yang di langit. Figurative language “sinekdoke” penyanyi berfikir bahwa perjalanan hidup itu membutuhkan waktu. Figurative language “simbol” Muhammad merubah kehidupan menjadi lebih baik. Dari zaman kegelapan (kebodohan) menuju zaman yang terang benderang (kepintaran) seperti saat ini.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Subjects: | Bahasa Inggris Linguistik |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris |
| Depositing User: | Suryatini Nadiyah |
| Date Deposited: | 19 Aug 2016 06:30 |
| Last Modified: | 19 Aug 2016 06:30 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/9846 |
