Perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi jual beli melalui aplikasi Facebook akibat wanprestasi penjual

Rizky, Muhammad (2026) Perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi jual beli melalui aplikasi Facebook akibat wanprestasi penjual. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muhammad Rizky_05020722057 full.pdf] Text
Muhammad Rizky_05020722057 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 April 2029.

Download (3MB)
[thumbnail of Muhammad Rizky_05020722057.pdf] Text
Muhammad Rizky_05020722057.pdf

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya Facebook, telah mendorong terjadinya transaksi jual beli secara daring yang semakin masif. Namun, praktik jual beli melalui aplikasi Facebook memiliki tingkat risiko yang tinggi karena platform tersebut tidak menyediakan sistem perlindungan konsumen sebagaimana marketplace resmi. Kondisi ini menyebabkan konsumen sering berada pada posisi yang lemah dan rentan mengalami wanprestasi oleh penjual, seperti barang tidak dikirim, tidak sesuai deskripsi, atau penipuan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bentuk tanggung jawab penjual wanprestasi terhadap kerugian konsumen atas transaksi jual beli pada aplikasi Facebook penjual serta perlindungan hukum bagi konsumen atas wanprestasi dalam transaksi jual beli pada aplikasi Facebook. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta peraturan terkait perdagangan melalui sistem elektronik, dan bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, serta karya ilmiah yang relevan. Analisis bahan hukum dilakukan secara deduktif untuk menelaah penerapan norma hukum terhadap permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjual yang melakukan wanprestasi dalam transaksi jual beli pada aplikasi Facebook tetap memiliki tanggung jawab hukum terhadap kerugian yang dialami konsumen. Bentuk tanggung jawab tersebut meliputi kewajiban pengembalian uang, penggantian barang, atau pemberian kompensasi sesuai ketentuan Pasal 19 Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Selain itu, perlindungan hukum bagi konsumen dapat dilakukan melalui upaya preventif berupa kewajiban penjual memberikan informasi yang benar dan jujur, serta upaya represif berupa tuntutan ganti rugi apabila konsumen mengalami kerugian akibat wanprestasi yang dilakukan oleh penjual. Perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi jual beli melalui aplikasi Facebook akibat wanprestasi penjual telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun penerapannya belum optimal. Lemahnya sistem pengawasan dan ketiadaan mekanisme perlindungan internal pada Facebook menyebabkan konsumen masih sering dirugikan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran hukum bagi konsumen, tanggung jawab yang lebih tegas bagi penjual, serta penguatan peran pemerintah dalam pengawasan transaksi jual beli melalui media sosial guna mewujudkan kepastian dan keadilan hukum.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Perlindungan hukum; konsumen; jual beli; wanprestasi
Subjects: Hukum > Hukum Perdata
Jual Beli
Konsumen
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Publik Islam
Depositing User: muhammad rizky
Date Deposited: 09 Apr 2026 04:11
Last Modified: 09 Apr 2026 04:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89584

Actions (login required)

View Item
View Item