Perbandingan efektivitas implementasi sistem informasi manajemen nikah (simkah) di kua perkotaan dan pedesaan pada perspektif webqual 4.0

Puspitasari, Arimbi (2026) Perbandingan efektivitas implementasi sistem informasi manajemen nikah (simkah) di kua perkotaan dan pedesaan pada perspektif webqual 4.0. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Arimbi Puspitasari_09010622005 OK.pdf] Text
Arimbi Puspitasari_09010622005 OK.pdf

Download (12MB)
[thumbnail of Arimbi Puspitasari_09010622005 Full.pdf] Text
Arimbi Puspitasari_09010622005 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 April 2029.

Download (12MB)

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik mendorong instansi pemerintah, termasuk Kementerian Agama Republik Indonesia, untuk mengimplementasikan sistem informasi berbasis web seperti Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) di Kantor Urusan Agama guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas layanan administrasi pernikahan. Meskipun diterapkan secara nasional, implementasi SIMKAH menunjukkan variasi efektivitas antara wilayah perkotaan dan pedesaan akibat perbedaan infrastruktur digital, kesiapan sumber daya manusia, serta kondisi sosial–geografis. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas implementasi SIMKAH di KUA wilayah perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Bojonegoro berdasarkan perspektif WebQual 4.0 yang mencakup dimensi usability, information quality, dan service interaction. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif komparatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pegawai KUA dan calon pengantin sebagai pengguna layanan, serta dianalisis secara tematik melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah perkotaan cenderung lebih efektif pada aspek usability dan service interaction karena didukung konektivitas jaringan yang stabil dan literasi digital aparatur yang lebih baik, sedangkan wilayah pedesaan menghadapi kendala infrastruktur dan variasi kompetensi operator, meskipun memiliki kekuatan pada kedekatan sosial dan dukungan komunitas. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas sistem informasi publik tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknis aplikasi, tetapi juga oleh faktor kontekstual wilayah dan kesiapan organisasi, sehingga diperlukan penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kebijakan digital yang adaptif untuk mewujudkan implementasi SIMKAH yang merata dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: SIMKAH; efektivitas sistem informasi, WebQual 4.0; pelayanan publik; digitalisasi birokrasi; KUA perkotaan dan pedesaan.
Subjects: Administrasi
Layanan
Manajemen Informasi
Perkawinan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Sistem Informasi
Depositing User: Arimbi Puspitasari
Date Deposited: 06 Apr 2026 02:46
Last Modified: 06 Apr 2026 02:46
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89183

Actions (login required)

View Item
View Item