Musta'in, Ach. (2014) KONTRADIKSI DALAM AL-QUR'AN : MANHAJ TAWFIQIY AYAT-AYAT MUTA'ARIDAH DAN MUKHTALIFAH. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (197kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (196kB) | Preview
Abstrak Ind.pdf
Download (189kB) | Preview
Abstrak Ing.pdf
Download (189kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (224kB) | Preview
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (312kB)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (710kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (215kB)
Bab 5.pdf
Download (86kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (87kB) | Preview
Ringkasan Disertasi.pdf
Download (297kB) | Preview
Abstract
Al-Qur'an merupakan kalam Allah yang diturunkan dengan ilmu-Nya dengan fungsi huda, bayyinat dan furqan. Ayat-ayatnya eksis, menyatu, saling menguatkan dan tidak ada kontradiksi maupun kesia-siaan. Ternyata terdapat
ayat-ayat muta'aridah yang tampak berlawanan pesan dan ayat-ayat mukhtalifah yang beredaksi serupa tapi tidak sama yang cukup mengganggu.
Ide besar penelitian ini mengoptimalkan semua pesan dalam al-Qur'an,semua ayatnya dan semua hurufnya menjadi berfungsi. Awal kali ditempuh langkah mencari manhaj tawfiqiy atau teknik pemaduan sekaligus penggunaannya
sebagai rumusan masalah, untuk selanjutnya digunakan memahami semua ayat muta'arid}ah dan dan ayat mukhtalifah tersebut. Penelitian yang bersifat diskriptif-kualitatif ini meneliti seluruh ayat muta'aridah dan beberapa ayat mukhtalifah dengan segala variannya yaitu tabdil,
taqdim wa ta'khir dan ziyadah wa nuqsan sebagai sampling dengan teknik analisis yang merujuk data dan temuan yang ada pada masing-masing ayat yang diteliti.
Metode al-jam' dengan pendekatan konteks, historis, bahasa dan qira'ah dipilih sebagai cara memahami dan menyelesaikan ayat dengan sifat-sifat tersebut di atas, sehingga semua ayat muta'aridah bisa berfungsi sesuai arah pesan dan
konteks masing-masing, tanpa perlu disfungsi. Begitu pula ayat-ayat mukhtalifah dengan segala variannya, ternyata masing-masing punya stressing sendiri-sendiri di balik varian yang ditampilkan. Dengan terselesaikannya kontradiksi pada ayat-ayat muta'aridah dan mukhtalifah oleh teknik pemaduan di atas, maka semua metode yang bersifat destruktif, seperti al-naskh, al-bada', al-tarjih dan al-tawaqquf menjadi tidak berguna apa-apa. Penyelesaian demikian lebih aplikatif sekaligus bukti kerja nyata
dibanding sekedar penafian terhadap al-naskh dan lain-lain. Dengan temuantemuan tersebut, sesungguhnya hakekat kontradiksi dalam al-Qur'an itu tidak ada.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Abd A'la |
| Uncontrolled Keywords: | Manhaj Tawqi'i; Muta'aridhah; Kontradiksi dalam Al-Qur'an; |
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Islam |
| Divisions: | Program Doktor > Ilmu Keislaman |
| Depositing User: | Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 12 Feb 2015 00:56 |
| Last Modified: | 12 Feb 2015 00:56 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/659 |
