Fuadah, Fakhriyyatul (2016) PROFIL KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL AIR (AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION) DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (265kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (305kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (4MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (7MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (6MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (314kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Kemampuan koneksi matematika ini sangat diperlukan oleh siswa. Namun proses kegiatan belajar mengajar yang terjadi dalam sekolah pada umumnya kebanyakan menggunakan metode pembelajaran yang masih didominasi oleh guru yang mengakibatkan siswa cenderung kurang aktif dan mudah bosan pada saat pembelajaran berlangsung yang berakibat pada lemahnya kemampuan koneksi matematika siswa. Sejalan dengan hal tersebut salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru adalah melakukan inovasi pembelajaran, sehingga siswa mampu membangun kemampuan koneksi matematikanya. Salah satu alternatif model pembelajaran yang diduga dapat memfasilitasi kemampuan koneksi matematika siswa adalah model pembelajaran AIR. AIR merupakan singkatan dari Auditory, Intellectually, Repetition. Auditory berarti belajar dengan berbicara dan mendengarkan, intellectually berarti belajar dengan pemecahan masalah dan refleksi dan repetition merupakan pengulangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan koneksi matematika siswa dalam pembelajaran dengan model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectually, Repetition). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan data kualitatif, subjek penelitian adalah 3 siswa kelas X-A MA Darul Ulum Waru Sidoarjo yang terdiri dari subjek berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah berdasarkan nilai kuis siswa selama pembelajaran dengan model AIR (Auditory, Intellectually, Repetition). Pengumpulan data dari tes kemampuan koneksi matematika dan wawancara. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan indikator kemampuan koneksi matematika. Setelah dilakukan analisis data penelitian, didapatkan hasil sebagai berikut: Subjek berkemampuan matematika tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan koneksi matematika sehingga dapat dikatakan mempunyai kemampuan koneksi matematika baik. subjek berkemampuan sedang kurang memahami soal tetapi dapat menyebutkan konsep matematika, dapat menyebutkan topik tetapi tidak dapat mengaitkan antar topik, mampu mengaitkan ide-ide matematika dengan logis, sistematis dan lengkap tetapi tidak dapat memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat dikatakan mempunyai kemampuan koneksi matematika cukup. sedangkan subjek dengan kemampuan rendah tidak mampu memenuhi semua indikator kemampuan koneksi matematika sehingga mempunyai kemampuan koneksi matematika kurang.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kemampuan Koneksi Matematika; Model Pembelajaran; Auditory; Intellectually; Repetition |
| Subjects: | Matematika Pendidikan > Pembelajaran |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Fakhriyyatul Fuadah |
| Date Deposited: | 14 Mar 2016 07:54 |
| Last Modified: | 01 Dec 2016 03:34 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5076 |
