Kemampuan penalaran ilmiah siswa dalam memecahkan masalah Matematika dibedakan berdasarkan gaya belajar Felder-Silverman

Wulansari, Septianti (2020) Kemampuan penalaran ilmiah siswa dalam memecahkan masalah Matematika dibedakan berdasarkan gaya belajar Felder-Silverman. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Septianti Wulansari_D74214068.pdf] Text
Septianti Wulansari_D74214068.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kemampuan penalaran ilmiah merupakan kemampuan penalaran yang melibatkan kegiatan ilmiah dalam menarik kesimpulan berdasarkan bukti-bukti yang ada, dimana bukti-bukti dikumpulkan dan dianalisis melalui kegiatan ilmiah. Kemampuan penalaran ilmiah dikaji berdasarkan aspek-aspek penalaran ilmiah yang meliputi argumentasi, pengetahuan, metodologi, analisis, dan kesimpulan. Kemampuan penalaran ilmiah setiap siswa berbeda-beda, salah satu yang mempengaruhi yaitu tipe gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran ilmiah siswa dalam memecahkan masalah matematika dibedakan berdasarkan gaya belajar sensing-active, sensing-reflective, intuitive-active, dan intuitive-reflective. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang diambil dari kelas VIII-D di SMPN 22 Surabaya yang terdiri dari 1 siswa bergaya belajar sensing-active, 1 siswa bergaya belajar sensing-reflective, 1 siswa bergaya belajar intuitive-active, dan 1 siswa bergaya belajar intuitive-reflective. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil tes tertulis siswa dianalisis berdasarkan indikator kemampuan penalaran ilmiah dan diperkuat dengan hasil wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa yang memiliki gaya belajar sensing-active memiliki kemampuan penalaran ilmiah sedang; 2) Siswa yang memiliki gaya belajar sensing-reflective memiliki kemampuan penalaran ilmiah sedang; 3) Siswa yang memiliki gaya belajar intuitive-active memiliki kemampuan penalaran ilmiah tinggi; 4) Siswa yang memiliki gaya belajar intuitive-reflective memiliki kemampuan penalaran ilmiah sedang.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Matematika; Kemampuan penalaran ilmiah; Gaya belajar Felder-Silverman
Subjects: Belajar
Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Septianti Wulansari
Date Deposited: 14 Jul 2020 06:36
Last Modified: 14 Jul 2020 06:36
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/41813

Actions (login required)

View Item
View Item