مفهوم حديس تعذيب الميت ببكاء الأهل عليه: دراسة مقارنة بين أفكار الشيخ محمد الغزالي و سليمان بن فهد العودة

Muzamil, Muzamil (2009) مفهوم حديس تعذيب الميت ببكاء الأهل عليه: دراسة مقارنة بين أفكار الشيخ محمد الغزالي و سليمان بن فهد العودة. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muzamil_E53205006.pdf] Text
Muzamil_E53205006.pdf

Download (3MB)

Abstract

Diskursus kesahihan hadits tentang dampak tangisan keluarga terhadap seorang anggota keluarga yang meninggal dunia tidak kunjung berakhir. Hal ini terjadi sejak periode Aisyah RA, istri Nabi Muhammad, dan Umar lbn Al Khattab RA, salah satu al khulafa' al Rasyidin, sampai masa Muhammad Al Ghazali dan Salman ibn Fahd Al Audah. Secara periwayatan, hadits tersebut memiliki dua versi. Pertama versi Umar RA. yang menyatakan bahwa tangisan keluarga seorang yang meninggal dunia akan mengakibatkan siksa bagi sang mayit. Kedua versi Aisyah RA. yang meriwayatkan bahwa mayit yang merasakan dampak tangisan keluarganya adalah mayit yang kafir, sedangkan Umar itu salah dalam menerima riwayat. Dari perdebatan yang terjadi, penulis ingin mengungkap dua pertanyaan penting. Pertama, bagaimana kualitas hadits tersebut?. Kedua, bagaimana pendapat Muhammad Al Ghazali dan Salman ibn Fahd Al Audah tentang hadits tersebut? Dalam menjawab pertanyaan tersebut, secara garis besar, penulis menggunakan dua teori yang terkait dengan penelitian hadits, yaitu teori kesahihan sanad dan matan hadits. Berdasarkan kajian pembahas, hadits tersebut berkualitas Sahih baik secara sanad maupun matan. Hasil yang diperoleh oleh pembahas dalam melakukan kajian ini adalah sahihnya kualitas hadits ini baik secara sanad maupun matan. Hal ini berbeda dengan penilaian Muhammad Al Ghazali. Ia lebih setuju terhadap hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA. dan meninggalkan hadits yang diriwayatkan oleh Umar. Sedangkan Salman ibn Fahd Al Audah dalam melihat kedua riwayat ini lebih condong untuk mengkompromikannya dengan cara menempatkan hadits riwayat Aisyah RA. Sebagai penjelas atas hadits riwayat Umar ibn Al Khattab RA. Namun demikian, ia juga tidak setuju dengan pendapat Aisyah RA. yang menyatakan bahwa riwat Umar itu tidak benar.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Sahih; mayit; tangisan; M. Al Ghazali; Salman Al Audah
Subjects: Kematian
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 26 Jun 2019 08:10
Last Modified: 26 Jun 2019 08:10
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32285

Actions (login required)

View Item
View Item