Pamuji, Riny Eria (2015) THE GREETINGS IN THE NOVEL A FAREWELL TO ARMS BY ERNEST HEMINGWAY. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (953kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (342kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (251kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (404kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (282kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (306kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (540kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (191kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (289kB) | Preview
Abstract
Salah satu kebiasaan sehari-hari yang paling penting dalam setiap masyarakat adalah sapaan. Sapaan adalah pertukaran ekspresi atau keinginan baik antara peserta untuk membangun hubungan individu yang baik. Sapaan telah diterapkan di beberapa hadist dan Al Qur’an.
Oleh karena itu, skripsi ini menganalisis sapaan dinovel “A Farewell to Arms” oleh Ernest Hemingway. Beberapa fokus seperti pada empat jenis sapaan, novel “A Farewell to Arms” dan teori Brown dan Levinson yang diadaptasi dari teori kesopanan. Ada tiga masalah penelitian seperti, apa jenis-jenis sapaan? Apakah fungsi sapaan? Dan, dalam konteks apa sapaan digunakan dalam novel “A Farewell to Arms”?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan itu dapat diklasifikasikan sebagai deskriptif kualitatif. Untuk penelitian ini, data dikumpulkan dengan membaca seluruh teks, membuat kode dan menggarisbawahi sapaan. Kemudian, data dianalisis dengan mengklasifikasikan semua sapaan, menjelaskan data yang diperoleh dari masing-masing jenis sapaan, dan menyimpulkan seluruh data yang dianalisis untuk mendapatkan jawaban atas masalah penelitian.
Temuan dari penelitian tipe pertama adalah sapaan langsung. Sapaan ini adalah sapaan yang biasanya muncul dalam percakapan antara anggota keluarga, rekan kerja, atau teman. Fungsi sapaan langsung adalah peserta ingin menunjukkan rasa hormat dan solidaritas, menunjukkan identitas dan karakter, pertukaran informasi dan menjaga hubungan baik diantara peserta. Sapaan ini digunakan dalam hubungan konteks sosial antara peserta ketika pembicara meminta lawan bicara untuk melakukan sesuatu, menanyakan kondisi dan situasi peserta, perhatian, mendukung ide peserta, memberikan motivasi, selamat datang dan selamat tinggal kepada peserta. Sapaan tipe kedua adalah sapaan positif. Sapaan ini membuat pendengar berwajah dengan keinginan positif. Fungsi sapaan positif adalah menjaga kesatuan diantara peserta, menunjukkan solidaritas dan rasa hormat. Sapaan ini digunakan dalam sifat konteks sosial diantara peserta ketika pembicara mengetahui sesuatu atau seseorang yang dibicarakan, pujian atau persetujuan tentang topic tertentu, saling mengagumi diantara peserta dan rasa syukur kepada Tuhan. Sementara, sapaan negatif dan sapaan tidak langsung tidak digunakan dinovel “A Farewell to Arms”
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | A. Dzoul Milal |
| Uncontrolled Keywords: | Sapaan; Novel; A Farewell To Arms; Ernest Hemingway |
| Subjects: | Bahasa Inggris Kesusastraan > Kesusastraan Inggris |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 17 Dec 2015 08:51 |
| Last Modified: | 21 Dec 2015 04:12 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/2982 |
