Syamsuddin, Muh. Abu (1997) Hikmah kematian: refleksi filosofis dan perspektif teologis. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Muh. Abu Syamsuddin_059210108.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Kecemasan dan kegelisahan dalam menyambut kedatangan kematian telah melahirkan sikap optimis dan pesimis dalam menjalani kehidupan. Pembahasan mengenai kematian ini merupakan suatu persoalan yang urgen karena sangat erat kaitannya dengan upaya pencarian makna hidup yang hakiki. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah; 1. Apakah kematian itu?, 2. Apakah kematian itu merupakan realitas tanpa makna? 3. Dan apakah kematian merupakan akhir manusia secara definitif? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analisa, sedangkan pengumpulan datanya menggunakan data-data yang bersifat kualitatif dengan menggunakan teknik induksi dan deduksi. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa; 1. Kematian senantiasa diartikan sebagai lawan atau antonym dari hidup merupakan kejadian yang lumrah namun juga penuh misteri. 2. Kematian sebagai bagian dari struktur eksistensi manusia tidak bias diartikan sebagai pncak dari perjalanan hidup manusia,karena pada hakekatnya ia tak ubahnya sebagai suatu proses pelampauan dinamis transcendental. 3. Dalam perspektif ini, maka yang sebenarnya harus ditakuti adalah kegagalan hidup di dunia atau dalam menyambut dan mempersiapkan kematian karena kegagalan itu akan berimplikasi pada kegagalan untuk mencapai kesempurnaannya sendiri.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hikmah kematian; refleksi filosofis; perspektif teologis |
| Subjects: | Filsafat Kematian Teologi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Editor : samid library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 15 Nov 2018 07:42 |
| Last Modified: | 15 Nov 2018 07:42 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/28600 |
