Masrichah, Masrichah (1996) Ajaran Islam dalam pemahaman perguruan Ilmu Sejati di Desa Sukorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (155kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (122kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (133kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (876kB)
Bab 4.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (342kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (173kB) | Preview
Abstract
Seseorang yamg melihat Islam dari satu sisi dan kemudian tak mau mendalami Islam secara benar, maka kebanyakan dengan serta merata mereka akan menolak ajaran Islam, bahkan tidak menutup kemungkinan mereka akan mengatakan apa yang disyari'atkan Islam adalah keliru. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui tentang apa yang diajarkan perguruan Ilmu sejati terhadap para penganutnya. Mengetahui bagaimana pemahaman dan penafisiran perguruan Ilmu Sejati terhadap ajaran Islam. Dengan menggunakan metode diskriptif kwalitatif pada akhir pembahasan dapat disimpulkan dantaranya bahwa tentang konsep ke-Tuhanannya, ajaran ke-Tuhanan di perguruan Ilmu Sejati terdapat pada ajaran Dikir Tarek Hanggelar Sirahing Iman. Tapi apa yang di sebut Tuhan itu " Hingsun" yang berarti aku yang berwujud manusia yang mempunyai tiga unsur yaitu Adam, Muhammad dan Allah. Adam menurutnya sesuatu yang masih berwujud halus dan terbungkus dalam rahim yang terdiri dari kawah dan ari-ari. Muhammad menurutnya sesuatu yang sudah berwujud bayi tetapi bayi tersebut masih dalam rahim ibu, namun sudah mempunyai bentuk dan cahaya. Dan Allah menurutnya sesuatu yang berwujud bayi yang sudah lahir kedunia, bisa bernafas, bergerak dan memiliki cahaya kemerah-merahan tetapi bayi tersebut belum disentuh oleg serta belum dipotong pusarnya. Pemahaman dan penafsiran tentang Rukun Islam inilah yang tertera dalam serat penget yang tertulis wajib anetepo pikukuh hidup Islam limo yaitu: sahadat, yang dimaksud dalam perguruan Ilmu Sejati disebut salat sejati dan ada waktu salat yang dianjurkan yaitu pada waktu akan tidur, setelah bangun tidur, dan bila telah datang janjinya, sebenarnya bagi penganut perguruan Ilmu Sejati dalam waktu apa saja dan domana saja, harus selalu salat supaya tetap Eling.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ajaran Islam; perguruan Ilmu Sejati |
| Subjects: | Aliran Kebatinan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 24 Aug 2017 06:36 |
| Last Modified: | 08 Dec 2017 15:34 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/19840 |
