Positive politeness strategies as reflected by the character in Medea drama script

Riza, Hemashita Ainur (2017) Positive politeness strategies as reflected by the character in Medea drama script. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (751kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (222kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (251kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (261kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (304kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (281kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (527kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (235kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (244kB) | Preview

Abstract

Fenomena kesopanan tidak hanya terjadi dalam percakapan sehari-hari, tapi juga dalam dialog yang ditemukan dalam naskah drama. Medea adalah salah satu objek yang menarik untuk dianalisis dalam hal strategi kesopanan positif. Medea secara luas dibaca sebagai teks proto-feminis sejauh ia secara simpatik mengeksplorasi kelemahan menjadi wanita dalam masyarakat patriarki. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui strategi kesopanan positif yang diungkapkan oleh tokoh-tokoh di Medea dan juga (2) untuk mengidentifikasi jenis pelanggaran paksaan yang diterapkan oleh tokoh-tokoh di Medea dalam mengekspresikan strategi kesopanan positif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Data tersebut berupa ujaran yang diucapkan oleh tokoh dalam naskah drama Medea. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen sekunder adalah lembar data. Hasil penelitian menunjukkan dua poin. Pertama, kelima belas strategi kesopanan positif muncul, kecuali strategi untuk menyatakan pertukaran timbal balik atau tit untuk tat, mencari kesepakatan dan lelucon. Padahal, strategi menghindari perselisihan adalah pangkat tertinggi. Kedua, ada empat jenis pelanggaran pepatah yang muncul saat karakter tersebut mengekspresikan strategi kesantunan positif. Pepatah cara sebagian besar dilanggar oleh karakter. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dari 78 ujaran strategi kesantunan positif, hanya 18 ujaran yang dilanggar. Artinya, penggunaan strategi kesopanan positif tidak selalu mempengaruhi prinsip koperatif dalam penelitian ini

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Politeness strategy; positive politeness; cooperative principle
Subjects: Kesusastraan > Kesusastraan Inggris
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris
Depositing User: Riza Hemashita Ainur
Date Deposited: 04 Aug 2017 06:50
Last Modified: 04 Aug 2017 06:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/18186

Actions (login required)

View Item
View Item