Analisis hukum Islam terhadap pasal 116 (H) kompilasi hukum Islam tentang putusnya perkawinan karena murtad

Dardiri, Muhyiddin (2012) Analisis hukum Islam terhadap pasal 116 (H) kompilasi hukum Islam tentang putusnya perkawinan karena murtad. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (177kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (104kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (286kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (987kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (502kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (112kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (292kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana deskripsi putusnya perkawinan karena Murtad dalam pasal 116 (h) Kompilasi Hukum Islam? Bagaimana tinjauan hukum Islam tentang Putusnya perkawinan karena Murtad dalam pasal 116 (h) Kompilasi Hukum Islam? Untuk menjawab permasalahan tersebut, Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, yang fokus pada dokumen-dokumen berupa buku, Skripsi, artikel baik hard copy ataupun internet yang berkaitan dengan murtad dalam perkawinan. Selanjutnya data yang telah dihimpun dianalisis dengan menggunakan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan, menurut Kompilasi Hukum Islam pasal 116 (h), penyebab putusnya perkawinan adalah peralihan agama atau murtad yang menyebabkan terjadinya ketidakrukunan dalam rumah tangga. Ketika salah satu pihak murtad, maka perkawinan tersebut tidak langsung putus. Perceraian di pengadilan sifatnya pasif. Sehingga apabila salah satu pasangan tidak keberatan apabila pasangannya murtad, maka perkawinan tersebut dapat terus berlanjut. Pengadilan Agama hanya dapat memproses perceraian apabila salah satu pihak mengajukan permohonan ataupun gugatan cerai.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Kompilasi hukum Islam; putusnya perkawinan; murtad
Subjects: Nikah > Cerai
Islam > Murtad
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Jun 2017 07:41
Last Modified: 08 Dec 2017 11:14
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17201

Actions (login required)

View Item
View Item