Afifah, Afifah (2017) Strategi dakwah ustadz Syuaib Mohammed Arsalan Ar Rinbany: studi deskripsi komunitas terpinggirkan di Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abtrak.pdf
Download (303kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (525kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (3MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (469kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (627kB) | Preview
Abstract
Pada penelitian kali ini peneliti akan mengkaji satu persoalan yang terjadi pada masyarakat yakni kurangnya masyarakat memberi nasehat kepada komunitas terpinggirkan, dan yang akan diteliti pada persoalan ini adalah bagaimana strategi dakwah Ustadz Syuaib Mohammed Arsalan Ar Rinbany pada mad’u komunitas terpinggirkan, yakni orang gelandangan dan pengemis (Gepeng), orang stress, anak yatim dan anak jalanan.Untuk mengetahui dan mengungkapkan permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data, melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Dari hasil penelitian iniditemukan beberapa hal, yakni strategi-strategi dakwah apa saja yang digunakan Ustadz Syuaib pada komunitas terpinggirkan. Strategi dakwah yang digunakan yaitu strategi rasional dan strategi indriawi. Strategi rasional (al-manhaj al-aqli) adalah dakwah dengan beberapa metode yang memfokuskan pada aspek akal pikiran. Melaluinazhar, mengarahkan hati untuk berkonsentrasi pada objek yang sedang diperhatikan. Taammul, mengulang-ulang pemikiran hingga menemukan kebenaran dalam hatinya. Dan tadabbur, usaha memikirkan akibat-akibat setiap perilaku yang diperbuat oleh setiap insan. Agar hati dan pikiran mad’unnya tersentuh serta bisa menerapkan amalan-amalan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, yang mana sudah diajarkan dalam agama Islam. Strategi rasional ini cocok untuk komunitas terpinggirkan dengan mengulang-ulang tema ceramah yang sama, yakni tema adab dan akhlak untuk anak yatim dan anak jalanan serta tema bahagia untuk masyarakat Liponsos. Sedangkan strategi indriawi (al-manhaj al-hissi) adalah praktik keagamaan, keteladanan dan pentas drama. Namun yang dipilih oleh ustadz Syuaib hanya praktik keagamaan, yang diwujudkan dalam bentuk sholawatan, dzikiran, shalat berjama’ah serta memberi santunan kepada anak yatim, anak jalanan dan masyarakat yang berada di Liponsos (Lingkungan Pondok Sosial) Keputih Surabaya.Setiap saat dan waktu situasi dan kondisi serta masyarakat sebagai objek dakwah akan selalu berubah, sehingga menuntut perubahan dalam penggunaan strategi dakwah dan model-model komunikasi. Oleh karena itu, disarankan menggunakan perspektif atau teori yang berbeda dari penelitian ini untuk peneliti berikutnya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Strategi; dakwah; komunitas terpinggirkan |
| Subjects: | Dakwah > Dakwah, Strategi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Afifah Afifah |
| Date Deposited: | 14 Feb 2017 07:26 |
| Last Modified: | 15 Oct 2024 02:28 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15189 |
