Profil metakognisi siswa MTS dalam memecahkan masalah open-start ditinjau dari kecerdasan intrapersonal

Arif, M.Syaiful (2016) Profil metakognisi siswa MTS dalam memecahkan masalah open-start ditinjau dari kecerdasan intrapersonal. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (290kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (290kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (405kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (517kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (391kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (842kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (288kB) | Preview
[thumbnail of Bab 6.pdf]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (282kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (316kB) | Preview

Abstract

Metakognisi adalah kesadaran seseorang terhadap proses berpikirnya dalam mengembangkan perencanaan, pemantauan, dan mengevaluasi tindakan ketika siswa memecahkan masalah. Tahap-tahap dalam memecahkan masalah adalah tahapan yang dikemukakan oleh Polya yaitu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksakan rencana pemecahan masalah, dan memeriksa kembali. Salah satu faktor yang mendorong keterlaksanaan metakognisi dalam memecahkan masalah adalah masalah open-start yaitu masalah non rutin yang dapat dikerjakan dengan banyak alternatif penyelesaian tetapi hanya memiliki jawaban tunggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran yang terperinci mengenai proses metakognisi siswa MTs kelas VIII dalam memecahkan masalah open-start materi bangun datar ditinjau dari kecerdasan intrapersonal.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa, masing-masing 2 siswa yang memiliki kecerdasan intrapersonal tinggi, sedang, dan rendah. Pemilihan subjek tersebut dilakukan dengan memberikan angket kecerdasan intrapersonal. Untuk memperoleh data penelitian, keenam subjek diberikan tugas pemecahan masalah open-start (TPMOS). Setelah diberikan tugas TPMOS kemudian subjek diwawancarai. Kemudian peneliti menguji kredibilitas dan kevalidan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek yang memiliki kecerdasan intrapersonal tinggi dalam memecahkan masalah open-start melakukan aktivitas perencanaan, pemantauan dan evaluasi atau melakukan aktivitas metakognisi pada semua tahapan polya. Subjek yang memiliki kecerdasan intrapersonal sedang pada tahap memahami masalah, menyusun dan melaksanakan rencana pemecahan masalah melakukan semua aktivitas metakognisi yaitu perencanaan, pemantauan, dan evaluasi, namun pada tahap memeriksa kembali subjek tidak melakukan aktivitas perencanaan, pemantauan, dan evaluasi atau tidak melakukan aktivitas metakognisi. Subjek yang memiliki kecerdasan intrapersonal rendah pada tahap memahami masalah melakukan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi. Pada tahap menyusun rencana pemecahan masalah subjek hanya melakukan perencanaan dan pemantauan tanpa melakukan evaluasi. Pada tahap menyusun rencana pemecahan masalah subjek hanya melakukan perencanaan saja tanpa melakukan pemantauan dan evaluasi. Pada tahap evaluasi tidak melakukan aktivitas metakognisi.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Metakognisi; Pemecahan masalah open-start; Kecerdasan intrapersonal.
Subjects: Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Anam Ahmad Choirul
Date Deposited: 29 Aug 2016 02:11
Last Modified: 10 Jan 2020 07:33
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/12481

Actions (login required)

View Item
View Item