Afandi, Muslim (2014) MERUBAH BELENGGU SISTEM PERTANIAN KIMIA KEPADA SISTEM PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN : PENGORGANISASIAN UNTUK PENGUATAN PETANI AKIBAT MELEMAHNYA KETAHANAN PANGAN MELALUI SEKOLAH LAPANG TERPADU DI DESA POLAN KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN PROPINSI JAWA TENGAH. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (161kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (43kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (43kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (625kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (167kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (288kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (282kB) | Preview
Bab 6.pdf
Download (401kB) | Preview
Bab 7.pdf
Download (117kB) | Preview
Bab 8.pdf
Download (41kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (13kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini membahas tentang pengorganisasian petani. Tujuan dari pengorganisasian ini untuk penguatan petani akibat dari melemahnya ketahanan pangan. Hal ini diakibatkan oleh petani yang masih mempertahankan sistem
pertanian tidak ramah lingkungan. Banyak dari kegiatan petani yang masih menggunakan bahan kimia.
Petani Desa Polan terbelit oleh masalah. Permasalahan yang ada pada saat ini adalah melemahnya ketahanan pangan yang diakibatkan dari sistem pertanian yang masih menggunakan bahan kimia. Sehingga mengancam keberlanjutan dari pertanian masa depan. Pasalnya, jika sistem pertanian kimia ini terus-menerus diterapkan maka akan mengancam pangan petani. Oleh karena itu, harus ada usaha yang jitu untuk keluar dari segala permasalahan ini. Mengubah cara pandang petani memang diperlukan usaha yang keras. Diperlukan usaha dan kerjasama yang sinergis antara petani dan fasilitator yang mendampingi para petani. Pari proses pengorganisiran fasilitator menggunakan tokoh lokal yang sebelumnya memang sudah menjadi teladan bagi petani lainnya. Sehingga untuk proses pengorganisiran selanjutnya hanya mengusahakan untuk
memonitoring dengan baik. Dari berbagai proses koordinasi dengan pengurus dan pemerintah desa alhasil diperoleh untuk mengenalkan serta memahamkan pertanian berkelanjutan kepada petani diperlukan kelas belajar yang dikemas dalam Sekolah Lapang Petani Terpadu (SLPT).
Penelitian dilakukan dengan mengacu pada pendampingan kepada para petani. Pendekatan penelitian menggunakan metode PAR (Particpatory Action Research). Pendekatan PAR ini tidak memiliki sebutan tunggal. Dalam berbagai literatur, PAR bisa disebut dengan berbagai sebutan diantaranya adalah : Action Research, Action Inquiry, Learning By Doing, dsb. PAR memiliki tiga kata yang
saling berhubungan satu sama lain. Ketiga kata tersebut adalah partisipatif, riset, dan aksi.
Betapapun juga, riset memiliki mempunyai akibat-akibat yang ditimbulkannya. Segala sesuatu timbul akibat dari riset. Sesuatu yang baru diakibatkan riset bisa jadi berbeda
dengan situasi sebelumnya. PAR dirancang memang untuk mengkonsep suatu perubahan dan melakukan perubahan terhadapnya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Agus Afandi |
| Uncontrolled Keywords: | Pengorganisasian., Sekolah Lapang Petani Terpadu (SLPT)., Pertanian Alami Berkelanjutan. |
| Subjects: | Dakwah > Dakwah - Manajemen Masyarakat Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Users 32 not found. |
| Date Deposited: | 29 Jan 2015 03:23 |
| Last Modified: | 31 Jan 2015 03:02 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/54 |
