PENDIDIKAN PESANTREN TRADISIONAL PERSPEKTIF FILSAFAT ESENSIALISME

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Al Baihaqi, Dausat (2014) PENDIDIKAN PESANTREN TRADISIONAL PERSPEKTIF FILSAFAT ESENSIALISME. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (299kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (107kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil dari penelitian kepustakaan mengenai pendidikan pesantren tradisional perspektif filsafat esensialisme. Sebuah penelitian atau kajian
untuk mengetahui sekaligus menggambarkan akan aplikasi pendidikan di pesantren tradisional, konsep pendidikan filsafat esensialisme, serta analisis sistem pendidikan
pesantren tradisional berdasarkan sudut pandang filsafat esensialisme.
Karena penelitian ini adalah library research, maka sumber data yang dirujuk diambilkan dari sumber-sumber tertulis di perpustakaan. Setelah data-data diperoleh, maka data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik kombinasi; deduksi, yaitu cara berpikir yang berpijak pada fakta umum; dan induksi, merupakan kebalikan dari deduksi, yakni metode berpikir berdasarkan fakta khusus.
Berdasarkan data yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa, Pertama: dari aspek kurikulum pendidikan pesantren tradisional telah mengalami penyempitan.
Jika esensialisme kurikulum pendidikan Islam mengarah pada upaya penyeimbangan berbagai disiplin keilmuan, maka kurikulum pesantren tradisional masih didominasi ilmu agama. Kedua: dari aspek metode pembelajaran, pesantren tradisional ternyata masih kekeh mempertahankan cara tradisional seperti; sorogan; wetonan; halaqoh; serta tahfidz. Menurut pandangan filsafat esensialisme, dengan cara tradisional inilah nilai-nulai adiluhung yang telah membawa banyak kebaikan dapat dipertahankan.
Sejalan dengan kesimpulan tersebut maka menurut hemat penulis, kurikulum pesantren harusnya juga difungsikan untuk menjawab persoalan di era industrialisasi seperti sekarang. Salah satu caranya yaitu penambahan materi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, namun sifatnya hanya sebagai penunjang. Terkait permasalahan metode tradisional yang digunakan saat proses pembelajaran pesantren, jika orientasinya merupakan usaha melestarikan kultur maka harus dipertahankan.
Namun, jika ada metode baru yang efektivitas dan efisiensinya lebih tinggi, pesantren jangan bersikap resisten, karena mungkin hal tersebut dapat memberi maslahah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Ahmad Zaki Fuad
Creators:
CreatorsEmailNIM
Al Baihaqi, DausatUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan Islam
Pesantren
Keywords: Pesantren Tradisional; Filsafat Esensialisme; Pendidikan Agama Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor : Rini Wahyuningsih------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 10 Feb 2015 07:57
Last Modified: 10 Feb 2015 07:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/560

Actions (login required)

View Item View Item