Penanaman moderasi beragama melalui pemahaman kitab kuning di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Sunan Giri Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ismail, Ismail (2021) Penanaman moderasi beragama melalui pemahaman kitab kuning di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Sunan Giri Surabaya. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ismail_ F52319310.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil survey yang mengindikasikan adanya penyebaran paham intoleran di lembaga pendidikan yang oleh pengamat pendidikan Islam, Indonesia dikritik karena telah mempraktikkan proses pendidikan yang eksklusif, dogmatik, dan kurang menyentuh aspek moralitas, seperti madrasah, sekolah islam, dan pesantren. Kemudian dalam kaitannya dengan aktor ekstremisme, wacana yang berkembang dipahami sebagai kelompok yang pernah menempuh pendidikan pesantren. Akibat isu tersebut, opini publik terhadap pesantren menjadi buruk. Pesantren merupakan salah satu lembaga yang memiliki peran strategis dalam menyebarkan Islam moderat. Studi ini mengambil latar di Pondok pesantren Tahfidzul Qur’an Sunan Giri yang merupakan salah satu pondok pesantren di Surabaya yang menerapkan pendidikan Islam berasaskan moderasi agama. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : (1) pemahaman kyai dan santri pondok pesantren Tahfidzul Qur’an Sunan Giri mengenai Islam moderat, (2) pelaksanaan pendidikan Islam berasaskan moderasi agama di pondok pesantren Tahfidzul Qur’an Sunan Giri Surabaya, (3) hasil Penanaman Moderasi Beragama Melalui Pemahaman Kitab Kuning Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Sunan Giri Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan analisis kualitatif. Penelitian inii mengambil latar di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Sunan Giri Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis model Miles dan Huberman dengan tiga aktivitas analisis data, yakni : reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, kyai dan santri pondok pesantren Tahfidzul Qur’an Sunan Giri Surabaya, memahami Islam moderat sebagai cara pandang yang tidak doktrinal dalam memahami ajaran agama. Kedua, pelaksanaan pendidikan Islam berasaskan moderasi agama dilaksanakan melalui dua jalur, yakni : melalui pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas. Pembelajaran di dalam kelas dilaksanakan dengan cara mengintegrasikan nilai- nilai moderasi beragama dengan kajian kitab kuning. Sedangkan pembelajaran di luar kelas tercermin dari kegiatan serta aktivitas yang ada di lingkungan pondok pesantren. Ketiga, santri memiliki basis pemikiran serta basis karakter yang kuat bukan hanya menyikapi perbedaan tetapi sampai merespon perbedaan, dapat berpikiran terbuka, rukun dan kooperatif dengan kelompok- kelompok agama yang berbeda, dan lain sebagainya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ismail, Ismailismailzulfa446@gmail.comF52319310
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHusniyatus, Salamah Zainiyatihusniyatussalamah@uinsby.ac.id2021036901
Thesis advisorHuriyah, Liliklilikhuriyah@gmail.com2010028001
Subjects: Akulturasi
Pesantren
Toleransi
Keywords: Moderasi Agama; Kitab Kuning.
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Ismail Ismail
Date Deposited: 11 Sep 2021 05:09
Last Modified: 11 Sep 2021 05:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/50302

Actions (login required)

View Item View Item