Analisis penerapan Moderasi Beragama melalui Experiential Learning model Kolb; studi kasus pada kelas kader da’i di Pondok Pesantren Nurul Haromain Pujon.

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Umam, Ahmad Za'imul (2021) Analisis penerapan Moderasi Beragama melalui Experiential Learning model Kolb; studi kasus pada kelas kader da’i di Pondok Pesantren Nurul Haromain Pujon. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ahmad Za'imul Umam_F52319312.pdf

Download (2MB)

Abstract

Fenomena munculnya beberapa kelompok yang bersikap ekstrem dalam memahami agama cukup membuat resah di kalangan masyarakat. Pemerintah melalui kementrian Agama mencetuskan progam Moderasi Beragama untuk mengurai permasalahan tersebut, sejalan dengan fakta bahwa Pesantren Nurul Haromain jauh hari telah menerapkan moderasi beragama dalam proses pembelajaran di pesantren. Peneliti mengkaji tentang Analisis Penerapan Moderasi Beragama Melalui Experiential Learning Model Kolb (Studi Kasus Pada Kelas Kader Da’i Di Pondok Pesantren Nurul Haromain Pujon). Rumusan masalah yang digunakan meliputi: 1) perencanaan 2) penerapan; 3) penilaian 4) faktor pendukung dan kendala. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penyajian dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Tahapan perencanaan pembelajaran di Pesantren Nurul Haromain dapat disimpulkan sebagai berikut; (a). Seleksi Santri, (b). Indoktrinasi, (c). Intrumentasi, yang meliputi ; buku /kitab, soft skill, survival skill, leadership dan management, komunikasi digital, dan rekreasi. 2) Tahapan penerapan menggunakan experiential learning model kolb yang meliputi tahapan :reflective observation, concrete experience, abstract conceptualization, active experimentation . sehingga hal tersebut menuntut santri untuk memiliki empat keahlian diantaranya “feeling (merasakan), watching (melihat), thinking (memikirkan), dan doing (mengambil tindakan/praktik). Adapun Nilai nilai moderasi beragama yang harus dipegang dengan teguh oleh santri di Pesantren Nurul Haromain antara lain; Pertama, toleransi, Kedua, tidak fanatik buta, Ketiga, Menghargai budaya. Keempat, mengedepankan persatuan. 3) Penilaian yang berlaku hanya penilaian verbal yang didapat dari beberapa model diantaranya;Pertama; Penilaian sikap, Kedua; Penilaian antar teman, Ketiga;Penilaian penugasan, Keempat; Penilaian masyarakat. 4) Hal hal yang turut mendukung antara lain; (a). Peran pengasuh, (b). Sarana dan prasana yang memadai,(c). Masyarakat yang cukup antusias Adapun kendalanya antara lain; pertama. Kendala pedagogik, yang meliputi kuota santri yang tidak terpenuhi, kedua. Kendala Administratif, yang meliputi tidak adanya gelar akademik dan tidak ada penilaian secara tertulis.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Umam, Ahmad Za'imulelumam23@gmail.comF52319312
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMukaffa, Zumrotulzumrotul_mukafah@yahoo.com2015107003
Thesis advisorThohir, Muhammadmuhammadthohir@uinsby.ac.id2025077402
Subjects: Agama
Metode Pembelajaran
Pesantren
Keywords: Moderasi Beragama; Experiential Learning.
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Ahmad Za'imul Umam
Date Deposited: 30 Aug 2021 12:44
Last Modified: 30 Aug 2021 12:44
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/50003

Actions (login required)

View Item View Item