Konsep Rahmatan Lil Alamin perspektif tafsir al Misbah dan implementasinya dalam kehidupan sosial di Indonesia: studi penafsiran surat al Anbiyā’ ayat 107

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sholihuddin, Sholihuddin (2019) Konsep Rahmatan Lil Alamin perspektif tafsir al Misbah dan implementasinya dalam kehidupan sosial di Indonesia: studi penafsiran surat al Anbiyā’ ayat 107. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Sholihuddin_E93215141.pdf

Download (2MB)

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana penafsiran para ulama mengenai ayat rahamatan li al-‘ālamīn dalam surat al-Anbiya’ ayat 107, bagaimana makna rahamatan li al-‘ālamīn serta implementasi dalam kehidupan sosial di Indonesia, khususnya berdasarkan perspektif tafsir al-Misbah karya Quraish Shihab. Penelitihan ini bertujuan untuk memaparkan secara terperinci mengenai makna rahamatan li al-‘ālamīn guna menolak berbagai tuduhan kekerasan yang dialamatkan pada umat Islam, serta memberikan teladan bagi manusia untuk bersikap rahmat sebagaimana Nabi Muhammad Saw, karena secara psikologi, kepribadian Nabi Muhammad merupakan pribadi yang kāmil. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) yang langkah-langkahnya melalui penggalian dan penelusuran terhadap kitab-kitab, buku-buku, dan catatan-catatan yang berhubungan dengan penelitian ini. Selanjutnya metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maudhu’i, yaitu, tafsir dengan topik yang memiliki hubungan antara ayat satu dan ayat yang lain mengenai tauhid, kehidupan sosial, atau ilmu pengetahuan. Dengan kata lain, tafsir al-maudhu’i ialah metode mengumpulkan ayat-ayat al-Qur’an yang membahas satu tema sendiri, menafsirkannya secara global dengan kaidah-kaidah tertentu, dan menemukan rahasia yang tersembunyi didalam alqur’an, sehingga dalam harapan penelitian ini, nantinya dapat menemukan solusi dari sebuah permasalahan, dan permasalahan tersebut terpecahkan. Secara garis besar, penafsiran surat al-Anbiya’ 107 menjelaskan penyebutan Nabi Muhammad sebagai rahamatan li al-‘ālamīn. Rahmat adalah anugrah Allah, sedangkan al-‘ālamīn adalah keseluruhan alam, termasuk pula orang kafir, tumbuhan, hewan dan jin. Semuanya mendapat manfaat berkat kehadiran Nabi Muhammad Saw. Nabi Muhammad dikatakan rahmat karena Nabi membawa cahaya ketauhidan dan ajaran moral, serta memotivasi untuk tidak henti-hentinya menimba Ilmu. Sisi lain bahwa Nabi adalah rahmat, maka pribadinya juga penuh dengan rahmat terhadap seluruh alam, dan ini banyak ditunjukkan dalam kesehariannya melalui sikap dan ucapannya. Demikian Alquran memberikan tuntutan kepada orang Islam agar meneladani rasulnya, dengan menjadi rahmat dan penebar rahmat terhadap seluruh alam sehingga tercipta suatu pemikiran yang baik, damai dan bahagia, sebab saat ini dunia semakin mengalami krisis kasih sayang, dan penuh dengan individualisme, semoga hasil penelitian ini bisa diterapkan untuk lebih meningkatkan kesadaran bersikap rahmat terhadap seluruh alam. Sebagai manusia yang jauh dari kesempurnaan, pasti akan ada kekurangan dalam penelitian ini. Oleh karena itu, diharapkan ada penelitian lebih lanjut mengenai masalah ini untuk menerangkan lebih komperhensif mengenai makna rahamatan li al-‘ālamīn dan bagaimana menjadi pribadi yang rahmat sebagaimana Rasulullah Saw.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sholihuddin, Sholihuddinsholihuddin141@gmail.comE93215141
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorUmami, Khoirulumamikhoirul93@yahoo.co.id197111021995032001
Thesis advisorFaruq, UmarUNSPECIFIED196207051993031003
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Sholihuddi Sholihuddin Sholihuddin
Date Deposited: 02 Jan 2020 04:48
Last Modified: 02 Jan 2020 04:48
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/37902

Actions (login required)

View Item View Item