Surutnya eksistensi Pelabuhan Tuban dan dampaknya terhadap islamisasi di Pesisir Pantai Utara Tuban pada Abad Ke- XVII

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Putra, Ichsan Eka (2019) Surutnya eksistensi Pelabuhan Tuban dan dampaknya terhadap islamisasi di Pesisir Pantai Utara Tuban pada Abad Ke- XVII. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ichsan Eka Putra_A92215037.pdf

Download (16MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul Surutnya Eksistensi Pelabuhan Tuban dan Dampaknya Terhadap Islamisasi di Pantai utara Tuban pada abad ke-XVII. Memiliki tiga fokus penelitian, yaitu: Bagaimana eksistensi pelabuhan Tuban pada abad 15 hingga 17. Apa saja penyebab kemunduran pelabuhan Tuban. Dan dampak yang ditimbulkan terhadap islamisasi di pesisir utara Tuban. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah yang menggunakan pendekatan sosio-historis dan sinkronik. Pendekatan ini digunakan oleh peneliti guna melihat keadaan sekitar pelabuhan dan peristiwa-peristiwa yang terjadi terhadap pelabuhan Tuban yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Penelitian ini juga menggunakan teori kekuasaan, di mana pelabuhan Tuban mengalami kemunduran setelah dikuasai oleh Mataram Islam, sehingga pusat pelabuhan bukan lagi di Tuban melainkan di Jepara. Selaras dengan teori kekuasaan oleh Harold D. Laswel dan Abraham Kaplan, di mana seseorang atau sekelompok orang mampu menentukan tindakan seseorang atau kelompok lain ke arah tujuan dari pihak pertama. Adapun metode yang digunakan oleh peneliti dalam penulisan sejarah ini adalah: Heuristik, Kritik, Interpretasi (penafsiran), Historiografi. Dari hasil penelitian menyimpulkan bahwa : (1) Pelabuhan Tuban pada abad ke-15 masih menjadi pelabuhan utama kerajaan Majapahit. Pelabuhan yang didirikan sejak masa Airlangga ini telah mengambil peran penting dalam jalur perdagangan di Nusantara. Banyak pedagang Cina, Persia dan Gujarat singgah di pelabuhan ini dan pelabuhan ini menjadi pintu masuk penyebaran Islam di tanah Jawa. (2) Banyak faktor yang mengakibatkan pelabuhan Tuban mengalami kemunduran. Munculnya pelabuhan baru seperti pelabuhan Gresik dan terjadinya pendangkalan di laut Tuban. Sehingga sedikit kapal-kapal dagang yang berlabuh di pelabuhan Tuban, hingga Tuban ditaklukkan oleh Mataram Islam pelabuhan Tuban tidak menjadi pelabuhan utama melainkan pelabuhan Jepara. (3) Adanya kemungkinan bahwa pada abad ke-17, islamisasi di Tuban mengalami penurunan dalam intensitasnya. Juga pengaruh dakwah Islam yang dibawa oleh Sultan Agung melalui budaya yaitu diciptakannya penanggalan Jawi. Dakwah ini sangat berpengaruh besar bagi praktek keagamaan di kota-kota pesisir khususnya Tuban.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Putra, Ichsan Ekaichsaneka31@gmail.comA92215037
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMukarrom, Ahwanahwanmukarrom@uinsby.ac.idUNSPECIFIED
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Keywords: Pelabuhan Tuban; Kemunduran; Dampak
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Ichsan Eka Putra
Date Deposited: 30 Jul 2019 06:47
Last Modified: 30 Jul 2019 06:47
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32707

Actions (login required)

View Item View Item