KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM KEHIDUPAN PESANTREN : STUDI PADA SANTRI ETNIS JAWA, MADURA DAN NTT PONDOK PESANTREN NURUL FALAH SURABAYA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fitriani, Vita (2013) KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM KEHIDUPAN PESANTREN : STUDI PADA SANTRI ETNIS JAWA, MADURA DAN NTT PONDOK PESANTREN NURUL FALAH SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (743kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (545kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (634kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (291kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (515kB) | Preview

Abstract

Terdapat tiga fokus penelitian yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu (1) Bagaimana prilaku komunikasi antar budaya yang terjadi antara santri etnis Jawa, Madura dan NTT di pondok pesantren Nurul Falah Surabaya, (2) Bagaimana pola komunikasi antar budaya yang terjadi antara santri etnis Jawa, Madura dan NTT di pondok pesantren Nurul Falah Surabaya, (3) Apa saja hambatan dan pendukung komunikasi antar budaya antara santri etnis Jawa, Madura dan NTT di pondok pesantren Nurul Falah Surabaya.
Untuk mengungkap fokus penelitian tersebut secara menyeluruh dan mendalam, penelitian ini menggunkan jenis penelitian kualitatif pendekatan etnografi untuk mengartikan perilaku kelompok yang dipelajari. Data yang didapat kemudian dianalisis dan dikonfirmasikan dengan teori yang digunakan.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Prilaku Komunikasi antarbudaya dilihat dari konteks sosial para santri tidak banyak menunjukkan diskriminasi antara santri yang beretnis Jawa, Madura maupun NTT. Dan dari konteks kemanusiaan, dalam kehidupan sehari-hari mereka saling menjaga etika mereka. Meskipun mereka mempunyai sistem beretika yang tradisional artinya hanya berlaku bagi kelompok atau etnis mereka masing-masing (2) Pola komunikasi antarbudaya antara santri etnis Jawa, Madura dan NTT adalah pola komunikasi sirkular dan pola komunikasi linear (3) Hambatan bahasa menjadi penghalang utama karena bahasa merupakan sarana utama terjadinya komunikasi, namun pebedaan bahasa juga dapat menjadi pendukung komunikasi karena dapat menimbulkan daya tarik tersendiri bagi para santri untuk melakukan komunikasi antarbudaya.
Berdasarkan penelitian ini, saran yang dapat dipertimbangkan bagi beberapa pihak adalah (1) Bagi Program Studi Ilmu Komunikasi diharapkan dapat mencetak generasi-generasi yang ahli berkomunikasi dan sadar akan realitas komunikasi antarbudaya yang harus berwawasan luas, (2) Bagi santri Pondok Pesantren Nurul Falah diharapkan dapat menjaga kerukunan dan kelangsungan antarbudaya, (3)Bagi masyarakat pada umumnya khususnya mahasiswa komunikasi semoga penelitian ini dapat dijadikan bahan rujukan dalam melakukan penelitian-penelitian komunikasi yang lain, sehingga akan dapat meningkatkan pemahaman arti pentingnya komunikasi baik dari segi teoritis maupun kritis.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: H.M. Hamdun Sulhan
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fitriani, VitaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: ?? Komn ??
Pesantren
Keywords: Komunikasi Antarbudaya, Etnis, Pesantren
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 06 Feb 2014
Last Modified: 13 Apr 2015 06:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/11130

Actions (login required)

View Item View Item