Isti'arah wa jamaalihaa fii Simtud Durar

Purdi, Rohmat Anang (2016) Isti'arah wa jamaalihaa fii Simtud Durar. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of A81212139 Rahmad Anang Purdi 2016 ok.pdf] Text
A81212139 Rahmad Anang Purdi 2016 ok.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (726kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (241kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (462kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (606kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (669kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (412kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (778kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (451kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (519kB) | Preview

Abstract

Istiarah adalah suatu bagian majaz lughawi, istiarah adalah tasybih yang dibuang salah satu tharafnya. Oleh karena itu hubungan antara makna haqiqi dan makna majazi adalah musyabbah selamanya. Istiarah dibagi menjadi 2 macam yakni istiarah tasyrihiyyah dan istiarah makniyah. Adapun nilai tasysbih dalam balaghah terdapat pada dua segi, yaitu pada penyusunan kata-katanya dan pada pembuatan musyabbah bih yang jauh dari jangkauan hati kecuali hati yang berjiwa seni, yang dianugrai Allah dengan bakat sastra yang normal untuk mengenal aspek-aspek keserupaan beberapa hal secara detail. Sedangkan rahsia keindahan istiarah dalam balaghah tidak lebih dari kedua segi itu. Nilai istiarah dari segi lafadz nya adalah bahwa susunan kalimatnya seakan-akan tidak mengindahkan tassybih namun mengharuskan kita untuk menghayal makna yang tersembunyi dari kalimat tersebut. Pada penelitian ini obyek yang digunakan peneliti ialah kitab sirah nabawi yang masyhur dikalangan masyarakat adalah kitab simtud durar karangan habib ali alhabsyi.Nama lengkapnya adalah habib ali bin Muhammad bin Husain alhabsyi beliau adalah imam besar di alawiyyin di masanya, beliau dilahirkan diqosam hadramaut yaman pada hari rabu 22 syawal 7221 H. Ibunya adalah sayyidah sholihah bin sayyid Husain dari madinah. beliau wafat dihari ahad 22 rabius tsani 7111 H. Fokus atau rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 7). Apa saja bentuk istiarah di dalam kitab simtud durar ? 2) bagaimana keindahan di dalam kitab simtud durar. Dengan adanya 2 permasalahan ini, maka penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ilmu analisis sastra untuk membantu menganalisis permasalahan yang dikemukakan. Dengan demikian, dari hasil penelitian dan analisis penulis, maka bentuk di dalam kitab simtud durar terbagi menjadi 2 , terdapat 12 data yang menunjukkan istiaroh makniyah dan istiaroh tasrihiyah, serta terdapat imajinasi keindahan penggambaran yang kuat seperti tajsim, tasykhis dan harokat.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Istiarah wa jamaliha; simtud durar; habib ali al habsyi .
Subjects: Kesusastraan > Sastra Arab
Kesusastraan > Arab
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Purdi Rohmat Anang
Date Deposited: 19 Aug 2016 02:57
Last Modified: 15 Dec 2025 04:21
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/9532

Actions (login required)

View Item
View Item