Pengaruh Training Motivasi Spiritual oleh P3SDM be Smart Student dalam meningkatkan kecerdasan mental spiritual siswa-siswi Kelas XII SMA ITP Surabaya

Suroso, Suroso (2011) Pengaruh Training Motivasi Spiritual oleh P3SDM be Smart Student dalam meningkatkan kecerdasan mental spiritual siswa-siswi Kelas XII SMA ITP Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (12kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (16kB) | Preview
[thumbnail of Bab1.pdf]
Preview
Text
Bab1.pdf

Download (72kB) | Preview
[thumbnail of Bab2.pdf]
Preview
Text
Bab2.pdf

Download (137kB) | Preview
[thumbnail of Bab3.pdf]
Preview
Text
Bab3.pdf

Download (116kB) | Preview
[thumbnail of Bab4.pdf]
Preview
Text
Bab4.pdf

Download (199kB) | Preview
[thumbnail of Bab5.pdf]
Preview
Text
Bab5.pdf

Download (42kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (11kB) | Preview

Abstract

Dalam subtansinya target dan tujuan pendidikan yakni pembenahan moral para pelajar mulai tingkat dasat hingga perguruan tinggi, dan salah satu cara yang mungkin bisa dilakukan untuk mencapai cita-cita ideal tersebut adalah dengan menerapkan pendidikan yang dapat menyeimbangkan pada tiga kecerdasan yaitu Intelektual Quotient(IQ), Emosional dan Spiritual Quotient(ESQ) dalam ranah pendidikan kita, salah satu langkah untuk menuju pembenahan moral tersebut dengan mengadakan training-training yang berorientasi pada peningkatan kecerdasan mental spiritualitas seperti mengadakan training motivasi spiritual yang di lakukan oleh P3SDM Be Smart Student di SMA ITP Surabaya. Secara teori Training yaitu usaha untuk membangun dan mengembangkan diri (capacity building), dalam tiga aspek yaitu : pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), sikap(attitude) yang pada akhirnya membentuk tingkah laku (behavior) yang lebih baik. Motivasi merupakan suatu proses psikoligis yang mencerminkan interaksi antara sikap, kebutuhan, presepsi, dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang. Kecerdasan Spiritual merupakan salah satu bentuk kecerdasaan yang menjadi pondasi utama untuk mengaktifkan kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ). Dalam mengumpulkan berbagai data di perlukan beberapa metode, yaitu: Observasi dan Wawancara untuk proses dan kondisi Kecerdasan Mental Siswa-Siswi kelas XII SMA ITP Surabaya sebelum dan sesudah pelatihan. Lembar tes di gunakan utk mengetahui lebih lanjut dan secara langsung tentang kondisi kecerdsan sebelum dan sesudah training. Setelah data terkumpul kemudian penulis menganalisa dengan menggunakan rumus Statistic Non Parametric Wilcoxon Signed Rank Test. Metode ini di maksudkan sebagai alat untuk menguji perbedaan dari dua median yang di peroleh dari dua himpunan data dengan cara pengambilan data secara bertahap. Berdasarkan hasil penelitian dan setelah di analisa terbukti bahwa kecedrdasn siswa setelah training tergolong baik. Kemudian setelah di korelasikan dengan rumus sttatistik non parametric ternyata hasilnya adalah Ha di terima dan Ha di tolak, itu berarti adaanya perubahan menjadi lebih baik setelah training dari sebelum training oleh P3SDM Be Smart Student.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Motivasi Spiritual dan Kecerdasan Mental Spiritual
Subjects: Motivasi Belajar
Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id
Date Deposited: 20 Dec 2011
Last Modified: 14 May 2019 06:39
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/9391

Actions (login required)

View Item
View Item