Ma'unah, Rif'atul (2016) Uslub al majaz wa asroruhu fi qasidah Maulid ad Dibai. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
A01212020 Rif'atul Ma'unah 2016 ok.pdf
Download (2MB)
Cover.pdf
Download (627kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (295kB) | Preview
Daftar isi.pdf
Download (687kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (770kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (290kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (663kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (959kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (729kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (638kB) | Preview
Abstract
Kedatangan islam ditanah Arab telah membawa pengaruh dan kemajuan besar di berbagai aspek kehidupan, termasuk aspek kesusasteraan. Perubahan yang terjadi pada kesusasteraan Arab karena pengaruh Islam begitu kentara terdapat pada bahasanya. Pada masa Islam, bahasa karya sastra Arab semakin halus karena terpengaruh akan bahasa Alquran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Kehalusan bahasa sastra pada masa Islam bisa kita lihat melalui beberapa syair yang ditulis oleh para penyair besar pada masa itu. Salah satunya adalah Imam Ad Diba yang menulis sebuah karya yakni Maulid Diba. Maulid Diba merupakan salah satu karya sastra yang menunjukkan kecintaannya terhadap Nabi Muhammad SAW. Maulid Diba begitu terkenal dikalangan masyarakat Islam, termasuk masyarakat Indonesia. Di tanah Jawa pembacaan Maulid Diba telah menjadi tradisi dan budaya yang telah mengakar. Maulid Diba di bacakan di berbagai acara seperti pesta pernikahan, acara khitanan dan berbagai acara adat serta dalam acara perayaan hari-haru besar Islam. Keunikan dalam tradisi pembacaan Maulid Diba ini terlihat ketika para jamaah di sebuah Majlis yang pada awalnya dalam posisi duduk akan serentak berdiri ketika pembacaan Maulid Diba telah sampai pada Syair “Mahallul Qiyam” yang berbunyi “Ya Nabi Salam ‘alaika Ya Rasul Salam ‘alaika”. Adapun rumusan masalah dalam pembahasan ini ialah: apa saja majas yang terkandung dalam Qasidah Maulid Diba yang difokuskan pada bait “Mahallul Qiyam” karya Imam Ad Diba’i? dan apa saja rahasia yang terkandung Qasidah Maulid Diba yang difokuskan pada bait “Mahallul Qiyam” karya Imam Ad Diba’i? Dalam pembahasan ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, yakni prosedur pemecahan masalah dengan mengumpulkan data dan menganalisisnya. Dengan tahap-tahap membaca serta memahami konsep-konsep atau teori-teori yang berhubungan dengan emosi kemudian mengumpulkan data yang termasuk majas dan rahasianya yang penulis kaitikan dengan dalil Alquran dan hadits.Kesimpulan dari pembahasan ini yakni terdapat 8 data yang terkait dengan majas. Jenis majas yang ditemukan penulis ada majas Isti’arah Tashrihiyah, majas Isti’arah Makniyah dan majas Mursal.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gaya bahasa majaz |
| Subjects: | Bahasa Arab Sastra |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Ma'unah Rif'atul |
| Date Deposited: | 18 Aug 2016 07:34 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 02:33 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/9372 |
