Naja, Shofiyatun (2026) Sleep paralysis sebagai fenomena liminal: studi komparasi psikologi dan tasawuf. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Shofiyatun Naja _07050622095.pdf
Download (1MB)
Shofiyatun Naja _07050622095_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 June 2029.
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji fenomena sleep paralysis melalui pendekatan komparatif antara perspektif psikologi dan tasawuf dengan menempatkannya sebagai pengalaman liminal, yaitu kondisi peralihan antara tidur dan kesadaran. Fenomena sleep paralysis sering dipahami secara berbeda oleh masyarakat, mulai dari penjelasan ilmiah hingga pemaknaan spiritual dan mistis. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana psikologi dan tasawuf memandang hakikat sleep paralysis, serta relevansinya terhadap kehidupan manusia di era modern dan digital. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif-komparatif. Data primer diperoleh dari pemikiran Antti Revonsuo sebagai representasi psikologi kognitif dan Imam Al-Ghazali sebagai representasi tasawuf. Sementara itu, data sekunder diperoleh melalui berbagai literatur yang berkaitan dengan mimpi, tidur, kesadaran, dan spiritualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua perspektif sama-sama memandang sleep paralysis sebagai pengalaman yang terjadi pada fase transisi antara tidur dan sadar. Perspektif psikologi menjelaskan fenomena tersebut sebagai gangguan pada fase Rapid Eye Movement (REM) yang menyebabkan tubuh belum sepenuhnya aktif ketika kesadaran mulai muncul. Adapun perspektif tasawuf memahami pengalaman tersebut sebagai keadaan yang berkaitan dengan kondisi hati, jiwa, dan dimensi ruhani manusia. Perbedaan keduanya terletak pada dasar penjelasan yang digunakan, yakni psikologi berorientasi pada aspek neurofisiologis, sedangkan tasawuf menitik beratkan pada aspek spiritual dan batiniah. Penelitian ini juga menemukan bahwa fenomena sleep paralysis memiliki keterkaitan dengan kondisi manusia modern yang mengalami tekanan mental, gangguan pola tidur, serta krisis spiritual akibat kehidupan digital yang serba cepat. Oleh karena itu, pemahaman integratif antara psikologi dan tasawuf menjadi penting untuk memberikan penjelasan yang lebih menyeluruh terhadap fenomena sleep paralysis sebagai pengalaman biologis, psikologis, sekaligus spiritual
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sleep paralysis; fenomena liminal; psikologi; tasawuf |
| Subjects: | Kesehatan Kesehatan Psikologi > Psikologi Islam Tasawuf |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Shofiya Naja |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 07:33 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 07:38 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/91322 |
