al Fitri, Kalpika Maharani (2026) Fenomena Sandwich Generation dalam menanggung nafkah keluarga pada generasi z di kota Surabaya menurut perspektif hukum islam. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kalpika Maharani Al Fitri_05010122010 OK.pdf
Download (2MB)
Kalpika Maharani Al Fitri_05010122010 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 June 2029.
Download (2MB)
Abstract
Fenomena sandwich generation kini banyak dialami oleh anak muda Generasi Z di Kota Surabaya. Di tengah biaya hidup kota besar yang tinggi, mereka harus memikul beban ekonomi ganda, yaitu memenuhi kebutuhan diri sendiri sekaligus menanggung nafkah orang tua atau keluarga besar. Kondisi ini sering kali menimbulkan dilema antara rasa ingin berbakti kepada orang tua dengan keterbatasan penghasilan yang dimiliki, sehingga memicu tekanan mental dan hambatan dalam menabung untuk masa depan. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana sebenarnya praktik beban finansial ini terjadi dan bagaimana batasan kewajiban nafkah anak terhadap orang tua menurut hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 19 orang Generasi Z yang menjadi pelaku sandwich generation di wilayah Kota Surabaya. Selain itu, data pendukung diambil dari buku-buku hukum Islam, jurnal, dan dokumen lain yang berkaitan. Semua data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis untuk menarik kesimpulan yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena ini terjadi karena kondisi ekonomi keluarga yang mendesak serta tidak adanya tabungan hari tua bagi orang tua. Dalam pandangan hukum Islam, kewajiban anak memberi nafkah kepada orang tua sebenarnya tidak bersifat mutlak atau dipaksakan. Syarat utamanya adalah anak tersebut harus sudah dalam kondisi mampu secara ekonomi setelah kebutuhan pokoknya sendiri terpenuhi. Secara hukum Islam, membantu orang tua di tengah keterbatasan memang diperbolehkan sebagai bentuk bakti untuk mencegah kesulitan yang lebih besar pada orang tua. Namun, prinsip keadilan dalam Islam tetap menekankan agar beban ini tidak sampai mengorbankan hak ekonomi anak atau menghambat kesejahteraannya di masa depan. Penelitian ini menyarankan agar orang tua dan anak muda membangun komunikasi yang lebih terbuka mengenai kondisi keuangan keluarga agar tidak terjadi tekanan yang berlebihan. Bagi masyarakat luas, penting untuk memahami bahwa bakti kepada orang tua harus berjalan seimbang dengan kemampuan finansial yang nyata. Selain itu, diharapkan adanya perhatian yang lebih besar terhadap penguatan program jaminan hari tua bagi lansia agar beban ekonomi keluarga tidak terus-menerus menumpuk pada generasi muda. Dengan demikian, keharmonisan keluarga dapat tetap terjaga tanpa harus mengorbankan masa depan Generasi Z.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sandwich Generation; Generasi Z; Nafkah; Hukum Islam; Kesejahteraan Keluarga. |
| Subjects: | Hukum Islam Keluarga |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Kalpika Maharani Al Fitri |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 07:34 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 07:37 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/91017 |
