Tradisi pembacaan surah al-Fatihah 20 kali setelah tahajud: studi living qur'an di PP Thoriqul Huda Mojowarno Jombang

Ghony, Muhammad Syahdan Al (2026) Tradisi pembacaan surah al-Fatihah 20 kali setelah tahajud: studi living qur'an di PP Thoriqul Huda Mojowarno Jombang. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muhammad Syahdan Al Ghony_07040322117.pdf] Text
Muhammad Syahdan Al Ghony_07040322117.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Muhammad Syahdan Al Ghony_07040322117 _Full.pdf] Text
Muhammad Syahdan Al Ghony_07040322117 _Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 April 2029.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi pembacaan surah Al-Fatihah sebanyak dua puluh kali setelah salat tahajud di Pondok Pesantren Thoriqul Huda Mojowarno Jombang sebagai fenomena living Qur’an. Tradisi ini merupakan praktik keagamaan yang dilaksanakan secara rutin oleh para santri sebagai bagian dari pembinaan spiritual dan pembiasaan ibadah malam di lingkungan pesantren. Rumusan masalah penelitian ini meliputi (1) Bagaimana prosesi pelaksanaan tradisi pembacaan surah Al-Fatihah 20 kali setelah tahajud di Pondok Pesantren Thoriqul Huda. (2) Bagaimana pemaknaan para santri serta pengasuh dalam melaksanakan tradisi pembacaan surah Al-Fatihah 20 kali setelah salat Tahajud di pondok pesantren Thoriqul Huda. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan model Living Qur’an. Pendekatan yang diterapkan yakni pendekatan interdisipliner yang menggabungkan kajian tafsir dan sosiologi pengetahuan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi pengetahuan Karl Mannheim. Adapun, Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari (1) Pengasuh pondok pesantren dan 10 santri sebagai peserta tradisi. (2) Kitab tafsir Al-Qurthubi, kitab tafsir Ibn Katsir, kitab tafsir Al-Mishbah, kitab tafsir Al-Munir. (3) Buku teori sosiologi pengetahuan Karl Mannheim. Sementara itu, data sekunder bersumber dari buku atau literatur terkait lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan keseimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, prosesi tradisi pembacaan Surah Al-Fatihah dilakukan secara sistematis, dimulai dari pelaksanaan salat Tahajud berjamaah, pembacaan tawasul kepada ahli ilmu dan ahli kubur, hingga pada prosesi inti yakni pembacaan surah Al-Fatihah sebanyak dua puluh kali secara kolektif sebelum salat subuh. Kedua, pemaknaan tradisi pembacaan surah Al-Fatihah 20 kali meliputi (1) tradisi sebagai makna objektif berupa amalan keagamaan yang telah ditentukan oleh pengasuh dalam kehidupan pesantren. sekaligus merupakan kelanjutan dari amalan yang diwariskan oleh generasi sebelumnya. (2) Tradisi sebagai makna ekspresif dimaknai oleh santri sebagai sarana memperoleh ketenangan batin, pembuka kebaikan dan mempermudah dalam menuntut ilmu, pembentukan kedisiplinan spiritual dan keistiqamahan, wasilah untuk mempermudah dalam menghafal Al-Qur’an. (3) tradisi sebagai makna dokumenter, menunjukkan praktik tersebut telah menjadi bagian dari kebudayaan pesantren, serta merepresentasikan pandangan hidup pesantren yang menempatkan al-Qur’an sebagai pusat pembinaan spiritual dan moral santri.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Tradisi; surah al-Fatihah 20 kali; tahajud; living Qur’an; sosiologi Pengetahuan
Subjects: Pesantren
Sosiologi
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Muhammad Syahdan Al Ghony
Date Deposited: 17 Apr 2026 04:29
Last Modified: 17 Apr 2026 04:31
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/90373

Actions (login required)

View Item
View Item