Pelu, Nadhlif (2026) Konsep Meritokrasi dalam Al-Qur'an dan Relevansinya dengan Kepemimpinan Modern di Indonesia. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Nadhlif Pelu_07020322063 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 May 2029.
Download (1MB)
Nadhlif Pelu_07020322063.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji konsep meritokrasi dalam Al-Qur’an melalui analisis terminologi ahlun, al-amanah, dan al-quwwah, serta relevansinya dengan kepemimpinan modern di Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah maraknya nepotisme, dinasti politik, dan korupsi dalam kepemimpinan publik Indonesia, serta kelemahan meritokrasi modern yang absen dari dimensi moral-transenden. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan tafsir maudhu'i dan kerangka teori kepemimpinan Islam Ibn Taimiyyah. Sumber primer meliputi Tafsir Al-Mishbah, Tafsir Al-Azhar, Tafsir Al-Munir, dan Tafsir Fi Zilal al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga term membentuk satu kesatuan konseptual: ahlun menjamin kelayakan keahlian, al-amanah memastikan integritas dan pertanggungjawaban transenden, dan al-quwwah menegaskan kapasitas fungsional yang relevan. Prinsip kepemimpinan Al-Qur’an lebih holistik dibanding meritokrasi sekuler karena mengintegrasikan dimensi moral-transenden yang absen dalam konsep Barat.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Meritokrasi; tafsir maudhu'i; kepemimpinan Islam; Ibn Taimiyyah |
| Subjects: | Kebijakan Publik Al Qur'an Kepemimpinan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Nadhlif Pelu |
| Date Deposited: | 05 May 2026 06:46 |
| Last Modified: | 05 May 2026 06:46 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/90261 |
