Emansipasi tokoh perempuan terhadap budaya patriarki Majapahit dalam novel Mada karya Gigrey: kritik sastra feminisme

Ansorulloh, Fina Rokhimatul (2026) Emansipasi tokoh perempuan terhadap budaya patriarki Majapahit dalam novel Mada karya Gigrey: kritik sastra feminisme. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Fina Rokhimatul Ansorulloh_03040422083 OK.pdf] Text
Fina Rokhimatul Ansorulloh_03040422083 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Fina Rokhimatul Ansorulloh_03040422083 Full.pdf] Text
Fina Rokhimatul Ansorulloh_03040422083 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 April 2029.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena novel Mada karya Gigrey secara kompleks merepresentasikan emansipasi tokoh perempuan, dalam melawan budaya patriarki Majapahit yang menyebabkan ketidakadilan gender. Selain itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji emansipasi tokoh perempuan dalam novel Mada karya Gigrey, menggunakan perspektif feminisme Mary Wollstonecraft. Rumusan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada dua persoalan, yaitu 1) Bagaimana bentuk-bentuk budaya patriarki yang dialami perempuan pada era majapahit dalam novel Mada karya gigrey, 2) Bagaimana emansipasi tokoh utama perempuan dalam menghadapi budaya patriarki di era Majapahit pada novel Mada karya Gigrey berdasarkan konsep feminisme Mary Wollstonecraft. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, untuk memperoleh hasil deskripsi lebih mendalam mengenai emansipasi tokoh perempuan dalam novel Mada karya Gigrey. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap, dari mulai membaca, mencatat, dan studi literatur. Data dalam penelitian ini, ditelaah menggunakan acuan Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan perspektif kritik sastra feminisme Mary Wollstonecraft. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa: 1) Adanya bentuk-bentuk dari budaya patriarki yang dialami para perempuan di era Majapahit, yang membuat perempuan mengalami berbagai ketidakadilan gender. 2) Bentuk-bentuk emansipasi tokoh Gendhis dalam melawan budaya patriarki Majapahit pada novel Mada karya Gigrey, berdasarkan konsep feminisme Mary Wollstonecraft, yaitu emansipasinya dalam aspek pendidikan melalui penerapan ilmu pengetahuan. Emansipasinya pada aspek akal budi melalui penerapan pemikiran rasionalnya dalam memecahkan segala persoalan kerajaan. Emansipasinya pada aspek kritik terhadap “kelemahan buatan”, melalui keberdayaannya untuk ikut berperan dalam ranah sosial maupun politik kerajaan. Emansipasinya pada aspek relasional yang tercermin melalui hubungan pernikahannya dengan Mahapatih Gajah Mada.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: budaya patriarki; emansipasi perempuan; kritik sastra feminisme; mary wollstonecraft
Subjects: Bahasa Indonesia
Emansipasi wanita
Fiksi
Sastra
Budaya
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia
Depositing User: Fina rokhimatul ansorulloh
Date Deposited: 15 Apr 2026 03:20
Last Modified: 15 Apr 2026 03:20
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/90188

Actions (login required)

View Item
View Item