Model pembentukan karakter keislaman peserta didik kelas tahfiẓul Quran di SMPN 1 Lamongan dan relevansinya dengan pemikiran al-Ghazali

Najah, Hikmatul Lailatin (2026) Model pembentukan karakter keislaman peserta didik kelas tahfiẓul Quran di SMPN 1 Lamongan dan relevansinya dengan pemikiran al-Ghazali. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Hikmatul Lailatin Najah_06020122051.pdf] Text
Hikmatul Lailatin Najah_06020122051.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of Hikmatul Lailatin Najah_06020122051_Full.pdf] Text
Hikmatul Lailatin Najah_06020122051_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 April 2029.

Download (6MB)

Abstract

Perkembangan era digital menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda, terutama terkait dengan kemerosotan moral dan menurunnya nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks pendidikan, diperlukan upaya penyeimbangan perkembangan intelektual, sosial, dan spiritual guna membentuk karakter keislaman peserta didik. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pendidikan berbasis Al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembentukan karakter keislaman peserta didik di kelas Tahfīẓul Quran di SMPN 1 Lamongan, mendeskripsikan model pembentukan karakter keislaman perspektif pemikiran Al-Ghazali serta menganalisis relevansi model pembentukan karakternya dengan pemikiran Imam Al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan(feild reseach) dan penelitian kepustakaan(library research). Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru Tahfīẓ, guru Pendidikan Agama Islam, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta peserta didik kelas IX Tahfīẓul Quran. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter dilaksanakan secara terintegrasi melalui pendekatan pendidikan karakter dalam Kurikulum Merdeka dan didukung budaya sekolah. Pada aspek pelaksanaan, model ini relevan dengan pemikiran Al-Ghazali melalui 7 tahapan pendidikan jiwa dalam Minhājul 'Ābidīn yaitu tahapan ilmu, taubat, hambatan duniawi, rintangan internal dan eksternal, dorongan berbuat baik, kepatuhan kepada Allah, dan puncak keikhlasanyang diimplementasikan melalui strategi pendidik figur pendidik, internalisasi iman dalam qalb, keteladanan melalui kisah, muhasabah, pembimbingan membedakan baik dan buruk, serta penciptaan lingkungan yang mendukung. Strategi ini diwujudkan dalam metode tazkiyatun nafs, keteladanan, pembiasaan, nasihat, serta reward dan punishment. Pada aspek evaluasi, relevansinya pada penerapan muhasabah melalui penilaian sikap dan refleksi diri. Proses ini menumbuhkan karakter religius, disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan kepedulian sosial.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Model; karakter keislaman; tahfīẓul Quran; pemikiran al-Ghazali
Subjects: Akhlak
Pendidikan Islam
Al Qur'an
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Hikmatul Lailatin Najah
Date Deposited: 16 Apr 2026 04:08
Last Modified: 16 Apr 2026 04:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89977

Actions (login required)

View Item
View Item