Ilmi, Fasya Rosikhul (2026) Pengendalian emosi anak binaan Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) melalui self-monitoring menggunakan metode Emotional Spiritual Quotient (ESQ). ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Fasya Rosikhul Ilmi_07010622009 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 May 2029.
Download (5MB)
Fasya Rosikhul Ilmi_07010622009.pdf
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat perilaku agresif dan impulsif pengendalian emosi pada anak binaan di Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) akibat latar belakang psikososial yang penuh tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan strategi self-monitoring mnenggunakan metode Emotional Spiritual Quotient (ESQ) dalam meningkatkan keterampilan pengendalian emosi anak binaan. Secara spesifik, penelitian ini mengkaji perubahan emosi emosi subjek setelah diberi intervensi, serta menganalisis bagaimana peran self-monitoring menggunakan metode ESQ dalam proses tersebut. Penelitian ini menerapkan desain kualitatif melalui pendekatan studi kasus yang melibatkan empat orang subjek, yakni MM, MNP, NAS, serta NAA. Keempat individu tersebut dipilih karena merepresentasikan profil yang beragam, mulai dari anak terlantar, broken home, penyintas KDRT, hingga keluarga miskin. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Intervensi dilakukan menggunakan teknik restrukturisasi kognitif melalui jurnal thought record yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Emotional Spiritual Quotient (ESQ) sebagai fondasi moral dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, subjek cenderung menggunakan pola expressive suppression atau memendam emosi yang berujung pada ledakan perilaku negatif. Setelah intervensi, subjek mulai beralih ke strategi cognitive reappraisal, di mana mereka mampu menjeda reaksi impulsif melalui refleksi kognitif dan spiritual. Self-monitoring berperan sebagai kesadaran metakognitif untuk mengenali emosi, sementara Emotional Spiritual Quotient (ESQ) memberikan arah spiritual yang memperkuat kendali diri. Kesimpulannya, integrasi self-monitoring menggunakan metode ESQ efektif mengubah subjek dari yang emosionalnya tidak stabil dan cendeung memendam perasaan mulai mampu mengenali pikiran serta emosi mereka, lalu secara perlahan mengganti pikiran irasional tersebut menjadi lebih positif dan adaptif.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengendalian emosi; self-monitoring; Emotional Spiritual Quotient (ESQ); anak binaan; Thought Record |
| Subjects: | Masalah sosial Anak Jalanan Psikologi Sosial |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Fasya Rosikhul Ilmi |
| Date Deposited: | 05 May 2026 04:00 |
| Last Modified: | 05 May 2026 04:00 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89840 |
