Sari, Fridah Indah (2014) RITUAL MEMASANG KERANGKA ATAP “PASANG KUDO-KUDO” DALAM MEMBANGUN RUMAH BARU DI DESA DAMARSI BUDURAN SIDOARJO. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (234kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (122kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (124kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (135kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (130kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (120kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (221kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (369kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (13kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di salah satu desa kecil di Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo, tepatnya yaitu di desa Damarsi. Penelitian ini mengkaji tentang ritual pasang kudo-kudo dalam proses pembangunan rumah baru yang masih sangat dipegang teguh oleh kebanyakan masyarakat desa Damarsi.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkap fenomena ritual pasang kudo-kudo yang masih sangat dilakukan dalam era modern dan masih berpengaruh terhadap prilaku keagamaan dan sosial masyarakat desa Damarsi.
Ritual pasang kudo-kudo adalah salah satu bentuk ritual yang masih melekat pada tradisi masyarakat desa Damarsi dalam setiap membangun rumah baru yang juga disertai dengan selametan. Disebut sebagai ritual pasang kudokudo yaitu karena ritual tersebut menggunakan batang tebu beserta daunnya yang berumbai dan dipasang berdiri di salah satu tiang atap rumah sehingga menyerupai ekor kuda.
Ritual pasang kudo-kudo ini merupakan salah satu acara hajatan setiap orang untuk melaksanakan selamatan yang sudah menjadi tradisi masyarakat Jawa dalam berbagai moment tertentu. Ritual tersebut juga merupakan media bersyukur terhadap nikmat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi rizki
sehingga mampu mendirikan sebuah rumah baru.
Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya ritual pasang kudo-kudo yang dilakukan oleh masyarakat desa Damarsi memiliki pengaruh positif terhadap segi sosial dan keagamaan. Pengaruh positif yang ditunjukkan dari penelitian ini adalah: Segi keagamaan, yaitu masyarakat desa Damarsi Buduran Sidoarjo menjadi lebih sering membaca do’a bersama dan bersyukur dengan cara bersedekah. Segi sosial, yaitu mempererat tali kekerabatan antar warga dengan
bergotong royong bersama dalam membangun rumah.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Budi Ichwayudi |
| Uncontrolled Keywords: | Ritual; Tradisi |
| Subjects: | Budaya - Agama Perbandingan Agama Perbandingan Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama |
| Depositing User: | Editor : Rini Wahyuningsih------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 17 Feb 2015 04:06 |
| Last Modified: | 17 Feb 2015 04:06 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/898 |
