Maulana, Fikri Ihza (2026) Peran anak dalam meredam konflik orang tua: kajian tematik (maudu’i) Hadis Birr al-Walidayn melalui analisis fungsionalisme struktural Talcott Parsons. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Fikri Ihza Maulana_07050522097 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 April 2029.
Download (1MB)
Fikri Ihza Maulana_07050522097.pdf
Download (1MB)
Abstract
Konflik antara orang tua merupakan fenomena sosial yang kerap muncul dalam kehidupan keluarga dan berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi anak. Dalam banyak kajian, anak sering diposisikan sebagai pihak yang terdampak secara pasif, sementara potensi konstruktif anak dalam menjaga keharmonisan keluarga jarang mendapat perhatian akademik yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran anak dalam meredam konflik orang tua melalui analisis tematik hadis-hadis tentang birr al-wālidayn serta menelaah relevansinya dalam perspektif Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data primer berupa hadis-hadis tentang birr al-wālidayn yang bersumber dari kitab-kitab hadis mu‘tabar, seperti Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Ṣaḥīḥ Muslim, serta kitab-kitab Sunan, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab syarah hadis, literatur kajian keluarga Islam, serta karya sosiologi keluarga. Analisis dilakukan melalui metode kajian hadis tematik (Maudū‘ī) yang dipadukan dengan kerangka teori Fungsionalisme Struktural, khususnya skema AGIL Parsons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis tentang birr al-wālidayn tidak hanya menekankan kewajiban moral anak untuk berbakti kepada orang tua, tetapi juga mengandung nilai etis yang berpotensi menjaga keseimbangan relasi keluarga. Sikap hormat, empati, komunikasi yang santun, serta upaya menjaga perasaan orang tua menjadi bentuk konkret kontribusi anak dalam meredam ketegangan relasi orang tua. Dalam perspektif Fungsionalisme Struktural, peran tersebut dapat dipahami sebagai bagian dari fungsi integrasi dan pemeliharaan pola nilai dalam sistem keluarga. Namun demikian, peran anak tetap bersifat etis dan relasional, bukan sebagai penanggung jawab utama penyelesaian konflik orang tua. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa anak dapat dipahami sebagai agen integrasi moral dalam keluarga yang berkontribusi menjaga stabilitas relasi orang tua secara proporsional tanpa membebani tanggung jawab struktural konflik keluarga.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anak; konflik orang tua; kajian tematik (maudu’i); hadis Birr al-Walidayn |
| Subjects: | Broken Home Keluarga > Keluarga - Anak Agama dan Ilmu Pengetahuan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis |
| Depositing User: | Fikri Maulana |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 04:47 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 04:47 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89593 |
