Faris, Faris (2026) Tinjauan hukum islam terhadap kebahagiaan anak sebagai alasan mempertahankan toxic relationship dalam keluarga. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Faris_05010122008 OK.pdf
Download (3MB)
Faris_05010122008 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 April 2029.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini menyoroti fenomena pasangan di Wonokusumo, Pegirian, yang mempertahankan toxic relationship (kekerasan verbal & emosional) demi kebahagiaan anak, meski bertentangan dengan prinsip sakīnah, mawaddah, wa rahmah. Fokus masalah adalah alasan keputusan mempertahankan toxic relationship dalam keluarga dengan alasan kebahagiaan anak dan tinjauannya dalam hukum Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan maslahah dan mafsadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keputusan mempertahankan toxic relationship dalam keluarga dengan alasan kebahagiaan anak dipicu oleh ketergantungan ekonomi, stigma sosial broken home, dan anggapan keliru bahwa keutuhan formal pernikahan selalu baik bagi anak. Secara hukum Islam, tindakan ini dinilai kurang tepat karena tidak sesuai dengan prinsip sakīnah, mawaddah, wa rahmah dan menimbulkan mafsadah yang lebih besar bagi kesehatan mental ibu dan perkembangan psikologis anak. Berdasarkan kaidah dar’ al-mafāṣid, menghentikan kerusakan lebih utama daripada mempertahankan status pernikahan yang destruktif.Bagi pasangan suami istri hendaknya lebih mementingkan kesehatan mental keluarga dan mencari bantuan profesional seperti mediasi atau terapi sebelum konflik semakin merusak. Bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, diharapkan tidak memberikan stigma negatif terhadap perceraian yang dilakukan untuk menghindari mudharat yang besar dalam rumah tangga. Selain itu, diperlukan edukasi yang lebih masif mengenai hak-hak anggota keluarga dalam Islam agar setiap individu mampu mengambil keputusan yang lebih maslahat bagi masa depan jiwa dan keturunannya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; Toxic Relationship; Kebahagiaan Anak. |
| Subjects: | Anak Hukum Islam Keluarga |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Faris Faris |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 03:16 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 03:16 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89517 |
