Pemetaan tingkat risiko banjir rob menggunakan metode anp (analytic network process) di wilayah pesisir Kabupaten Tuban Jawa Timur

Anggilia, Elsa (2026) Pemetaan tingkat risiko banjir rob menggunakan metode anp (analytic network process) di wilayah pesisir Kabupaten Tuban Jawa Timur. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Elsa Anggilia_09040422057.pdf] Text
Elsa Anggilia_09040422057.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of Elsa Anggilia_09040422057_Full.pdf] Text
Elsa Anggilia_09040422057_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 April 2029.

Download (6MB)

Abstract

Wilayah pesisir Kabupaten Tuban merupakan daerah yang rentan terhadap bencana banjir rob akibat letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan memiliki topografi dataran rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan memetakan tingkat ancaman, kerentanan, kapasitas serta risiko bencana banjir rob di lima kecamatan pesisir Kabupaten Tuban, yaitu Palang, Tuban, Jenu, Tambakboyo, dan Bancar. Metode yang digunakan adalah integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan Analytic Network Process (ANP) untuk memberikan pembobotan parameter yang lebih akurat melalui pertimbangan interaksi kompleks antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ancaman banjir rob di seluruh wilayah pesisir Kabupaten Tuban tergolong dalam kategori sedang, dengan parameter ketinggian lahan sebagai faktor prioritas utama (50%). Tingkat kerentanan sosial berada pada kelas sedang, di mana rasio penyandang disabilitas menjadi parameter paling berpengaruh (29%). Kerentanan fisik sangat dipengaruhi oleh keberadaan fasilitas kritis dengan bobot prioritas 63%. Sementara itu, tingkat kapasitas masyarakat dan daerah dalam menghadapi bencana bervariasi dari rendah hingga sedang. Secara keseluruhan, tingkat risiko banjir rob di wilayah pesisir Kabupaten Tuban terbagi menjadi tiga klasifikasi: rendah, sedang, dan tinggi. Wilayah pesisir bagian barat, yaitu Kecamatan Bancar dan Tambakboyo, menunjukkan tingkat risiko tinggi. Kecamatan Jenu dan Tuban berada pada tingkat risiko sedang, sedangkan Kecamatan Palang di bagian timur memiliki tingkat risiko rendah. Hasil pemetaan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Tuban dalam merumuskan kebijakan mitigasi bencana yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Banjir rob; risiko bencana; analytic network process (ANP); sistem informasi geografis (SIG); Kabupaten Tuban
Subjects: Ilmu Kelautan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: ELSA ANGGI elsa elsa
Date Deposited: 08 Apr 2026 05:03
Last Modified: 08 Apr 2026 05:03
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89404

Actions (login required)

View Item
View Item