Makna thamanan qalīlan dalam al-qur'an dan kontekstualisasi terhadap imbalan pengajar al-qur'an: studi komparatif tafsir jāmi’ al-bayan an ta’wil ay al-qur’ān karya al-tabari dan Majma’ al-Bayān fi Tafsir al-Qur’ān Karya al-tabarsi

Mughni, Zain Ali (2026) Makna thamanan qalīlan dalam al-qur'an dan kontekstualisasi terhadap imbalan pengajar al-qur'an: studi komparatif tafsir jāmi’ al-bayan an ta’wil ay al-qur’ān karya al-tabari dan Majma’ al-Bayān fi Tafsir al-Qur’ān Karya al-tabarsi. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Zain Ali Mughni_07030322092 OK.pdf] Text
Zain Ali Mughni_07030322092 OK.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Zain Ali Mughni_07030322092 Full.pdf] Text
Zain Ali Mughni_07030322092 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 April 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji seputar makna thamanan qalīlan, istilah thamanan qalīlan dalam al-Qur’an sering dipahami secara sempit sebagai larangan menerima imbalan materi dalam aktivitas keagamaan, khususnya dalam pengajaran al-Qur’an. Pemahaman ini kerap menimbulkan anggapan bahwa penerimaan imbalan identik dengan memperjualbelikan ayat-ayat Allah. Padahal ayat-ayat yang memuat istilah thamanan qalīlan memiliki pesan moral yang lebih luas dan tidak sesederhana larangan menerima imbalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna thamanan qalīlan dalam al-Qur’an serta kontekstualisasinya terhadap imbalan pengajar al-Qur’an melalui studi komparatif Tafsir Jāmi’ al-Bayān karya al-Ṭabari dan Tafsir Majma’ al-Bayān karya al-Ṭabarsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, serta dianalisis secara deskriptif dan komparatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa thamanan qalīlan tidak hanya berarti harga yang sedikit secara materi, tetapi simbol penukaran kebenaran wahyu dan amanah keilmuan dengan kepentingan duniawi yang rendah nilainya. Al-Ṭabari menekankan aspek imbalan materi yang dapat mendorong penyimpangan kebenaran, sedangkan al-Ṭabarsi memahaminya sebagai kepentingan duniawi yang bersifat sosial dan politis. Oleh karena itu, ayat-ayat tentang thamanan qalīlan tidak secara tegas melarang imbalan pengajar al-Qur’an, selama tidak disertai penyimpangan ajaran dan hilangnya keikhlasan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Thamanan Qalilan; Tafsir al-tabari; Tafsir al-tabarsi; Imbalan Pengajar Al-Qur’an.
Subjects: Islam > Islam, Aliran dan Sekte
Guru
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Zain Ali Mughni
Date Deposited: 06 Apr 2026 04:06
Last Modified: 06 Apr 2026 04:07
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89195

Actions (login required)

View Item
View Item