Tinjauan hukum islam terhadap praktik akad paralel pada fitur cod (cash on delivery) aplikasi shopee: study kasus Byantara.Shop Pasuruan

Putri, Erlina Diva Cahyani Pramanda (2025) Tinjauan hukum islam terhadap praktik akad paralel pada fitur cod (cash on delivery) aplikasi shopee: study kasus Byantara.Shop Pasuruan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Erlina Diva Cahyani Pramanda Putri_05020221047 OK.pdf] Text
Erlina Diva Cahyani Pramanda Putri_05020221047 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Erlina Diva Cahyani Pramanda Putri_05020221047 Full.pdf] Text
Erlina Diva Cahyani Pramanda Putri_05020221047 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 April 2029.

Download (1MB)

Abstract

Akun Byantara Shop menyediakan produk-produk anak, seperti baju, celana, dan juga popok di aplikasi Shopee. Kebanyakan pembeli memilih menggunakan metode pembayaran COD (Cash On Delivery). Transaksi ini disebut dengan akad paralel yaitu masing-masing pihak memiliki kewajiban yang harus dipenuhi, akan tetapi dalam praktiknya terdapat beberapa pembeli yang melakukan pembatalan sepihak,tidak membayar barang pesanannya dengan berbagai alasan, hal tersebut membuat penjual maupun kurir merasa dirugikan. Dalam penelitian ini fokus pada dua rumusan masalah yaitu pertama, bagaimana praktik akad paralel pada fitur COD di aplikasi Shopee akun Byantara Shop, kedua, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik akad paralel pada fitur COD di aplikasi Shopee akun Byantara Shop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan penjual akun Byantara.Shop, pembeli di akun Byantara.Shop, dan kurir Shopee Express. Analisis dilakukan untuk mengetahui apakah transaksi jual beli menggunakan fitur COD aplikasi Shopee sesuai dengan hukum Islam dan apakah pembatalan menggunakan fitur COD di aplikasi Shopee sudah sesuai dengan syarat dan rukun dari akad. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jual beli tersebut telah sesuai dengan ketentuan akad jual beli yang disyariatkan, karena telah memenuhi rukun dan syarat akad jual beli. Akan tetapi pembatalan transaksi jual beli COD (Cash On Delivery) yang dilakukan oleh pembeli secara sepihak pada akun Byantara Shop tidak diperbolehkan karena bertentangan dengan ketentuan hukum syara’ dan merugikan penjual serta kurir. Sejalan dengan hasil penelitian ini, peneliti memberikan saran kepada pembeli online terutama yang menggunakan metode pembayaran COD untuk lebih bijak lagi dalam bertransaksi. Jika memang barang tersebut belum dibutuhkan atau masih ada keperluan lain yang sekiranya uangnya tidak cukup untukmembayar barang tersebut hendaknya tidak usah membeli, karena ketika pembeli tersebut melakukan pembatalan sepihak maka banyak pihak yang dirugikan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Jual beli; COD; Online; Jual beli online
Subjects: Akuntansi
Bank dan Perbankan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: erlina diva cahyani pramanda putri
Date Deposited: 06 Apr 2026 02:23
Last Modified: 06 Apr 2026 02:23
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/89098

Actions (login required)

View Item
View Item