Berliana, Maureen Deandra (2025) Kebijakan india membatasi ekspor gandum secara selektif di tengah meningkatnya permintaan ekspor pada tahun 2022-2023. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Maureen Deandra Berliana_I02219017.pdf
Download (3MB)
Maureen Deandra Berliana_I02219017_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 February 2029.
Download (3MB)
Abstract
Konflik Rusia-Ukraina pada Februari 2022 memicu disrupsi besar terhadap pasokan gandum global. India sebagai produsen gandum terbesar kedua dunia menjadi sorotan, terutama saat negara-negara pengimpor mulai mencari alternatif pasokan. Di tengah lonjakan permintaan ekspor, India justru menerapkan kebijakan pembatasan ekspor gandum secara selektif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami alasan di balik kebijakan tersebut serta menganalisisnya dari sudut pandang proteksionisme. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka, ditemukan bahwa kebijakan India didorong oleh tiga faktor utama: penurunan produksi akibat cuaca ekstrem, meningkatnya konsumsi domestik, dan inflasi harga pangan. Meski menuai kritik, India menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memanfaatkan ekspor selektif sebagai instrumen diplomasi ekonomi. Studi ini menunjukkan bagaimana kepentingan nasional menjadi landasan utama dalam kebijakan perdagangan luar negeri di tengah krisis global.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | India; ekspor gandum; proteksionisme; perang Rusia-Ukraina; kebijakan pangan |
| Subjects: | Hubungan Internasional |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Maureen Deandra Berliana |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 07:23 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 07:23 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/88913 |
