Analisis hukum Islam terhadap praktik jual beli telur balut isi embrio pada aplikasi Shopee

Afifah, Ratna Dwi Nur (2025) Analisis hukum Islam terhadap praktik jual beli telur balut isi embrio pada aplikasi Shopee. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Ratna Dwi Nur Afifah_05040221132.pdf] Text
Ratna Dwi Nur Afifah_05040221132.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Ratna Dwi Nur Afifah_05040221132_Full.pdf] Text
Ratna Dwi Nur Afifah_05040221132_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 February 2029.

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan tentang “Analisis Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Telur Balut Isi Embrio Pada Aplikasi Shopee.” Penelitian ini bertujuan utnuk menjawab rumusan masalah tentang bagaimana praktik jual beli telur balut isi embrio pada aplikasi Shopee serta bagaimana analisis hukum Islam terhadap praktik jual beli telur balut isi embrio pada aplikasi Shopee. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif yaitu dengan mengumpulkan data-data terkait dengan permasalahan yang diteliti langsung ke sumbernya seperti observasi dan dokumentasi. Kemudian di analisis menggunakan metode deskriptif analisis, adapun pola pikir yang digunakan adalah pola pikir deduktif yaitu mengemukakan pengertian-pengertian, teori-teori atau fakta-fakta yang bersifat umum, ketentuan hukum Islam dan jual beli selanjutnya di paparkan dari kenyataan yang ada di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli telur balut isi embrio pada aplikasi Shopee tidak sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Dari aspek objek akad, telur balut termasuk ke dalam kategori makanan yang syubhat bahkan cenderung haram karena mengandung unsur bangkai dan dianggap menjijikkan (istikhbats). Dari aspek akad, terdapat unsur gharar atau ketidakjelasan dalam produk yang diperjualbelikan, baik terkait kondisi embrio maupun kepastian hukumnya. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka disarankan yang pertama, hendaknya manusia mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib. Ketentuan ini tidak hanya memiliki dimensi spiritual sebagai bentuk kepatuhan terhadap syariat Islam, tetapi juga berdampak pada aspek kesehatan jasmani dan rohani. Kedua, bagi penjual, hendaknya memperhatikan standar halal dan regulasi pangan dalam menjual produk melalui marketplace agar tidak merugikan konsumen. Serta konsumen, diharapkan lebih berhati-hati dan teliti dalam memilih produk yang akan dibeli dengan memperhatikan aspek kehalalan, keamanan, serta manfaatnya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Jual beli; telur balut; shopee
Subjects: Fikih
Hukum Islam
Hukum Islam > Jual Beli
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Ratna Dwi Nur Afifah
Date Deposited: 03 Feb 2026 08:31
Last Modified: 03 Feb 2026 08:31
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/88602

Actions (login required)

View Item
View Item