Respon umat islam terhadap strategi militer Jepang di Surabaya (1942–1945): studi historis atas kehidupan keagamaan di sekitar benteng kedung cowek

Nabilah, Intan (2026) Respon umat islam terhadap strategi militer Jepang di Surabaya (1942–1945): studi historis atas kehidupan keagamaan di sekitar benteng kedung cowek. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Intan Nabilah_03020222039.pdf] Text
Intan Nabilah_03020222039.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Intan Nabilah_03020222039_Full.pdf] Text
Intan Nabilah_03020222039_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 February 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. Bagaimana bentuk dan strategi militer Jepang di Surabaya, khususnya di kawasan Benteng Kedung Cowek, selama masa pendudukan (1942–1945)? 2. Bagaimana kondisi sosial-keagamaan umat Islam di Surabaya pada masa pendudukan Jepang (1942–1945)? 3. Bagaimana respon umat Islam terhadap strategi dan kebijakan militer Jepang di Surabaya, terutama di sekitar Benteng Kedung Cowek? Untuk menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan metode sejarah (historis), yaitu suatu langkah merekonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan, mengkritik, dan menafsirkan data dalam rangka menegakkan fakta serta kesimpulan yang kuat. Dalam teori penelitian ini menggunakan teori sosial dan teori Challenge and response dari Arnold J. Toynbee. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan metode deskriptif naratif. Skripsi ini menyimpulkan bahwa pertama, pengalihfungsian Benteng Kedung Cowek oleh militer Jepang dari sekadar gudang amunisi menjadi markas komando strategis telah mengubah peta pertahanan di pesisir utara Surabaya sekaligus menjadi instrumen kontrol ketat terhadap mobilitas masyarakat. strategi militer Jepang bertindak sebagai tantangan yang justru memicu respons inovatif umat Islam melalui penguatan solidaritas sosial dan adaptasi praktik keagamaan bawah tanah demi mempertahankan identitas religius. Temuan ini menegaskan bahwa Benteng Kedung Cowek bukan sekadar objek militer, melainkan saksi bisu resiliensi umat Islam yang pengalaman historisnya menjadi modal sosial dan semangat patriotisme dalam perlawanan bersenjata pada pertempuran Surabaya 10 November 1945.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Respon umat Islam; strategi militer Jepang; benteng Kedung Cowek; Islam di Surabaya
Subjects: Bahan Pustaka > Pelestarian
Pelestarian
Perang Dunia
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Intan Nabilah
Date Deposited: 30 Jan 2026 04:27
Last Modified: 30 Jan 2026 04:27
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/88429

Actions (login required)

View Item
View Item