Nada, Nabilatun (2026) Kemampuan finansial dan tingkat religiusitas dosen Uin Sunan Ampel Surabaya terhadap minat menunaikan ibadah haji. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Nabilatun Nada_02040323017.pdf
Download (3MB)
Nabilatun Nada_02040323017_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 January 2029.
Download (3MB)
Abstract
Ibadah haji wajib bagi muslim yang mampu (istitha'ah), namun realitas menunjukkan tidak semua yang mampu secara finansial memiliki minat tinggi untuk menunaikan haji, dan sebaliknya. Fenomena ini kompleks di kalangan dosen UIN Sunan Ampel Surabaya yang berperan ganda sebagai akademisi dan teladan keagamaan, dengan keberagaman latar belakang dari fakultas keislaman hingga sains. Dosen menghadapi dilema menyeimbangkan keinginan spiritual dengan tanggung jawab finansial seperti pendidikan anak dan cicilan rumah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan memahami keterkaitan religiusitas dengan minat menunaikan haji, keterkaitan kemampuan finansial dengan minat menunaikan haji, serta interaksi keduanya dalam membentuk minat dosen PNS UINSA menunaikan ibadah haji. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan dosen PNS UINSA yang belum menunaikan haji, observasi aktivitas keagamaan, dan analisis dokumentasi. Pemilihan informan secara purposive mempertimbangkan variasi religiusitas dan kemampuan finansial. Kerangka teoretis menekankan interaksi antara Financial Capability Framework (Atkinson & Messy), Dimensions of Religiosity (Glock & Stark), dan Theory of Planned Behavior (Ajzen). Analisis data melalui reduksi, penyajian, triangulasi, dan verifikasi. Temuan menunjukkan religiusitas tinggi membentuk motivasi kuat namun tidak selalu menghasilkan minat tinggi karena dipengaruhi persepsi kemampuan finansial. Dosen dengan religiusitas tinggi menghadapi konflik internal ketika finansial terbatas dan harus memprioritaskan keluarga. Kemampuan finansial memadai tidak otomatis menghasilkan minat tinggi tanpa dukungan religiusitas kuat. Persepsi subjektif kemampuan finansial sering berbeda dengan kondisi objektif. Interaksi keduanya membentuk empat skenario minat dengan intensitas berbeda. Faktor pendorong utama adalah keyakinan tentang kewajiban haji, pengalaman spiritual, dan kecukupan finansial. Faktor penghambat adalah tanggungan pendidikan anak, cicilan, dan kekhawatiran ekonomi masa depan. Rekomendasi: (1) Dosen perlu perencanaan finansial matang dan pemahaman kontekstual istitha'ah; (2) UINSA dapat mengembangkan program literasi finansial Islam dan kebijakan kesejahteraan seperti program tabungan haji; (3) Lembaga keuangan syariah dapat mengembangkan produk sesuai kebutuhan akademisi muslim; (4) Peneliti selanjutnya melakukan penelitian longitudinal atau komparatif dengan akademisi muslim di perguruan tinggi umum.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kemampuan finansial; religiusitas; minat menunaikan haji; dosen UIN; theory of planned behavior |
| Subjects: | Ekonomi Islam Keuangan > Keuangan - Manajemen Pengambilan Keputusan |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Nabilatun Nada Nada |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 04:25 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 04:25 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/88191 |
