Konstruksi pemikiran Celene Ibrahim tentang perempuan dan gender dalam al-Qur’an: studi buku women and gender in the Qur'an karya Celene Ibrahim

Fitriani, Syahira Qanita (2026) Konstruksi pemikiran Celene Ibrahim tentang perempuan dan gender dalam al-Qur’an: studi buku women and gender in the Qur'an karya Celene Ibrahim. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Syahira Qanita Fitriani_07040320143 full.pdf] Text
Syahira Qanita Fitriani_07040320143 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2029.

Download (3MB)
[thumbnail of Syahira Qanita Fitriani_07040320143.pdf] Text
Syahira Qanita Fitriani_07040320143.pdf

Download (3MB)

Abstract

Artikel ini menganalisis konstruksi pemikiran Celene Ibrahim mengenai perempuan dan gender dalam Al-Qur’an melalui karyanya Women and Gender in the Qur’an. Fokus kajiannya adalah bagaimana Ibrahim membangun pembacaan gender dalam Al-Qur’an serta kontribusi pemikirannya terhadap diskursus tafsir dan studi gender kontemporer. Penelitian ini memosisikan Ibrahim sebagai mufassira kontemporer yang menawarkan pembacaan Al-Qur’an yang sensitif terhadap isu gender yang berangkat dari teks dan nilai-nilai Al-Qur’an itu sendiri. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan model penelitian tokoh Abdul Mustaqim dan pendekatan deskriptif-analitis. Analisis difokuskan pada ayat-ayat yang secara langsung memuat persoalan gender, yakni QS. al-Nisāʾ/4:1 tentang nafs wāḥidah dan konsep zawj, QS. an-Nabaʾ/78:33 tentang kawāʿib atrābā, serta QS. al-Wāqiʿah/56:22–23 mengenai ḥūr ʿīn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Celene Ibrahim dibangun melalui pendekatan female-centric dan pembacaan intratekstual yang menegaskan kesetaraan ontologis laki-laki dan perempuan sejak penciptaan, menolak penafsiran hierarkis atas konsep nafs wāḥidah, serta menekankan relasi pernikahan yang berlandaskan kesalingan, ketenangan, dan kasih sayang. Selain itu, Ibrahim menawarkan pembacaan simbolik dan non-androsentris terhadap gambaran kenikmatan surga sehingga lebih inklusif dan berkeadilan gender. Pemikirannya menegaskan bahwa prinsip keadilan dan kesetaraan gender bersumber dari Al-Qur’an, sementara ketimpangan gender lebih banyak lahir dari tradisi penafsiran yang bias.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Perempuan; gender; al-Qur’an; tafsir gender
Subjects: Gender
Al Qur'an
Wanita
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Syahira Qanita
Date Deposited: 02 Mar 2026 04:00
Last Modified: 02 Mar 2026 04:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/88126

Actions (login required)

View Item
View Item