Analisis hadis Sunan an-Nasa'i No.4020 terhadap fenomena provokasi: endekatan double movement

Rismadani, Adellia (2026) Analisis hadis Sunan an-Nasa'i No.4020 terhadap fenomena provokasi: endekatan double movement. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Adellia Rismadani_07020522019.pdf] Text
Adellia Rismadani_07020522019.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Adellia Rismadani_07020522019_Full.pdf] Text
Adellia Rismadani_07020522019_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji hadis larangan memecah belah umat dalam Sunan al-Nasā’ī No. 4020 dengan menitikberatkan pada kualitas, keḥujjahan, serta relevansi pemaknaannya terhadap fenomena provokasi sosial di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri autentisitas hadis melalui kajian takhrīj dan kritik sanad matan, menganalisis makna hadis dengan pendekatan ma‘ānī al-ḥadīs, serta mengkontekstualisasikan pesan hadis menggunakan hermeneutika double movement Fazlur Rahman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa teks hadis Sunan al-Nasā’ī No. 4020 beserta hadis-hadis paralel dan kitab syarah hadis, sedangkan sumber sekunder meliputi buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan studi hadis, hermeneutika, dan fenomena sosial keagamaan. Analisis dilakukan melalui kajian sanad dan matan, penelusuran asbāb al-wurūd, serta pengujian kesesuaian matan hadis dengan Al-Qur’an, hadis lain, akal sehat, realitas sosial, dan misi kenabian sebagaimana dirumuskan oleh Syuhudi Ismail. Melalui pendekatan double movement pada tahapan pertama, hadis ini dipahami dalam konteks historis kemunculannya sebagai respons Nabi SAW terhadap potensi perpecahan umat yang dapat mengganggu stabilitas sosial pada masa awal Islam. Pada tahap kedua, pesan hadis dikontekstualisasikan ke dalam kondisi masyarakat modern, khususnya di era digital, di mana konflik dan perpecahan sering muncul melalui provokasi, narasi emosional, dan polarisasi di ruang publik. Oleh karena itu, hadis ini tidak dipahami secara literal sebagai legitimasi kekerasan, melainkan sebagai pedoman etika sosial yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, mencegah konflik, dan melindungi kemaslahatan umat.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Ma‘ānī al-ḥadīs; hadis al-Nasā’ī No. 4020; persatuan umat; provokasi sosial; double movement Fazlur Rahman
Subjects: Nabi dan Rasul
Tafsir > Tasfir Hadis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Adellia Rismadani
Date Deposited: 23 Jan 2026 05:19
Last Modified: 23 Jan 2026 05:19
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/87953

Actions (login required)

View Item
View Item