Rohmah, Vita Nabiilah Faadiyah (2026) Uji karakteristik fisik gel scoby kombucha teh hijau (Camellia sinensis) ekstrak kulit jeruk siam (Citrus nobilis) siam pada berbagai variasi suhu dan lama penyimpanan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, Uin Sunan Ampel Surabaya.
Vita Nabiilah Faadiyah Rohmah_09010122019.pdf
Download (8MB)
Vita Nabiilah Faadiyah Rohmah_09010122019_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 January 2029.
Download (8MB)
Abstract
Gel SCOBY kombucha teh hijau (Camellia sinensis) ekstrak kulit jeruk siam (Citrus nobilis) berpotensi dikembangkan sebagai sediaan berbasis fermentasi, sehingga diperlukan kajian stabilitas mikrobiologi selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik dan mikrobiologi pada berbagai variasi suhu dan lama penyimpanan terhadap karakteristik fisik, total mikroba, kapang khamir, serta cemaran mikroba patogen Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa pada gel SCOBY kombucha. Penelitian ini menggunakan RAL Faktorial dengan dua faktor, yaitu suhu penyimpanan (4°C dan 25°C) dan lama penyimpanan (0, 90, dan 180 hari). Parameter yang diuji meliputi Warna, Tekstur, Volume, Aroma, Angka Lempeng Total (ALT), Angka Kapang Khamir (AKK), serta deteksi Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan persyaratan sediaan semi-padat berdasarkan Peraturan BPOM Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 Pasal 6(1) Lampiran IV Bagian A No. 2(b). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan suhu dan lama penyimpanan berkaitan dengan terjadinya perubahan karakteristik fisik gel, yang ditandai dengan perubahan warna dan tekstur, penyusutan volume terutama pada suhu 25°C, serta hilangnya aroma jeruk siam pada penyimpanan jangka panjang. Nilai angka lempeng total terdeteksi dengan jumlah tertinggi sebesar 3,8 × 10¹ CFU/mL, kemudian menurun hingga tidak terdeteksi (<3 × 10⁻¹ CFU/mL) pada hari ke-90 dan ke-180 pada kedua suhu penyimpanan. Nilai angka kapang khamir masih terdeteksi dalam jumlah sangat rendah pada hari ke-90 dengan nilai tertinggi 4,0 × 10¹ CFU/mL, namun tidak terdeteksi (<3 × 10⁻¹ CFU/mL) pada hari ke-180. Selama seluruh periode penyimpanan, Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa tidak terdeteksi (0 CFU/mL). Penelitian ini menunjukkan bahwa, penyimpanan pada suhu 4°C sampai 180 hari merupakan kondisi terbaik untuk mempertahankan stabilitas fisik dan mikrobiologis, sedangkan penyimpanan pada suhu 25°C disarankan tidak melebihi 90 hari.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gel Scoby; kombucha; stabilitas fisik dan mikrobiologi; suhu penyimpanan; lama penyimpan |
| Subjects: | Biologi Bahan Obat Kesehatan Kesehatan |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi |
| Depositing User: | Vita Rohmah |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 05:19 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 05:19 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/87909 |
