Tamim, Zaini (2014) SANTRI DAN KEPEMIMPINAN : KONTRIBUSI PESANTREN TERHADAP POLITIK DALAM PANDANGAN KH. HASYIM ASY'ARI. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (287kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (108kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (104kB) | Preview
Ringkasan.pdf
Download (121kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (240kB) | Preview
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (604kB)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (386kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 5.pdf
Download (155kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (234kB) | Preview
Abstract
Eksistensi pondok pesantren di tengah arus modernitas saat ini tetap signifikan. Sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia pesantren memiliki kontribusi penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Lembaga pendidikan ini layak dipertimbangkan dalam proses pembangunan bangsa di bidang pendidikan, keagamaan dan moral. Ditinjau secara historis, pesantren memiliki pengalaman luar biasa dalam membina, mencerdaskan dan mengembangkan masyarakat. Keberadaan pesantren sampai saat ini membuktikan keberhasilannya menjawab tantangan zaman. Kemampuan adaptatif pesantren atas perkembangan zaman memperkuat eksistensinya sekaligus menunjukkan keunggulannya. Keunggulan tersebut terletak pada kemampuan pesantren menggabungkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, yang muaranya dapat membentuk
karakter seseorang. Karakter adalah faktor penting dalam kepemimpinan, sebuah kemampuan untuk melangkah keluar dari budaya yang ada dan memulai proses perubahan evolusioner yang lebih adaptif.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana relasi pesantren dan kepemimpinan dalam pandangan KH. Hasyim Asy’ari? (2) Bagaimana kontribusi pesantren terhadap dunia politik dalam pandangan KH. Hasyim Asy’ari? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripisikan relasi pesantren dan kepemimpinan dalam pandangan KH. Hasyim Asy’ari dan untuk mendeskripisikan kontribusi pesantren terhadap dunia politik dalam pandangan KH. Hasyim Asy’ari.
Dalam penelitian ini menggunakan metodologi penelitian : 1. Jenis Penelitian: Kajian Pustaka, 2. Sumber Data: Sumber Data Primer; Karya-karya Tilaar dan sumber sekunder yang Relevan. 3. Metode Kajian: Metode Dokumentasi, Metode Analisis Historis, Metode Content Analisis dan Metode Analisis Deskriptif.
Hasil dari penelitian ini adalah: KH. Hasyim Asy’ari dengan ukuran ‘ilm nafi’-nya sejajar dengan pembentukan karakter sebagai upaya untuk mengembalikan akhlak dan karakter bangsa yang luntur. Tujuannya adalah menciptakan manusia yang tak hanya mempunyai integritas keilmuan yang memadai tapi juga integritas moral dan etika yang akan menjadi modal utama ketika seorang santri kembali ke tengah masyarakat. Eksistensi pesantren dari masa ke masa telah memberi kontribusi konkrit dalam perjalanan sejarah Republik ini, tak terkecuali dalam sosial politik kebangsaan. Posisi pesantren yang demikian menjadi bukti bahwa pesantren bukan hanya lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia dan masih tetap eksis hingga kini, tetapi juga merupakan entitas sosial yang memiliki pengaruh cukup kuat sekaligus unik dalam sistem politik di Indonesia
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Masdar Hilmy |
| Uncontrolled Keywords: | Santri; Pesantren; Politik; KH. Hasyim Asy'ari |
| Subjects: | Politik > Politik Islam |
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 17 Feb 2015 02:39 |
| Last Modified: | 17 Feb 2015 02:39 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/879 |
