Peran dewan kesenian blambangan dalam city branding Kabupaten Banyuwangi melalui Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) 2024

Salsabila, Indana Iftitania (2026) Peran dewan kesenian blambangan dalam city branding Kabupaten Banyuwangi melalui Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) 2024. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Indana Iftitania Salsabila_10020221050.pdf] Text
Indana Iftitania Salsabila_10020221050.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Indana Iftitania Salsabila_10020221050_Full.pdf] Text
Indana Iftitania Salsabila_10020221050_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran aktor non-negara, yaitu Dewan Kesenian Blambangan (DKB), dalam praktik city branding Kabupaten Banyuwangi melalui penyelenggaraan Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) 2024. Kajian ini mengisi celah studi yang selama ini lebih berfokus pada peran pemerintah, dengan mengeksplorasi kontribusi komunitas seni-budaya sebagai penyelenggara acara internasional. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kerangka City Branding Hexagon dari Anholt (presence, place, potential, people, pulse, prerequisites), data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JSAT 2024 berkontribusi signifikan dalam memperkuat citra Banyuwangi di tingkat regional. Secara spesifik, acara ini memperluas eksistensi daerah (presence), membangun persepsi tempat yang autentik (place), serta menampilkan potensi sebagai kota budaya berkelanjutan (potential). Keterlibatan masyarakat membentuk citra masyarakat yang ramah dan inklusif (people), dinamika kegiatan memperlihatkan kehidupan budaya yang hidup (pulse), dan kolaborasi mendukung kesiapan sebagai tuan rumah internasional (prerequisites). Kesimpulannya, aktor non-negara seperti komunitas seni memiliki kapasitas strategis dalam membangun citra daerah melalui diplomasi budaya non-formal. JSAT 2024 membuktikan bahwa acara budaya berbasis komunitas dapat menjadi instrumen city branding yang efektif, berkelanjutan, dan berakar pada identitas lokal.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: City branding; non-state actor; cultural event; JSAT 2024; Banyuwangi
Subjects: Hubungan Internasional
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: indana indana salsabila
Date Deposited: 22 Jan 2026 08:11
Last Modified: 22 Jan 2026 08:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/87829

Actions (login required)

View Item
View Item