Legitimasi kepemimpinan Nabi Yusuf dalam al-qur'an surah Yusuf: kajian Tafsir al-Misbah perspektif Max Weber

Ilahiyah, Musfiroh Nihlah (2026) Legitimasi kepemimpinan Nabi Yusuf dalam al-qur'an surah Yusuf: kajian Tafsir al-Misbah perspektif Max Weber. Masters thesis, UIN Sunana Ampel Surabaya.

[thumbnail of Musfiroh Nihlah Ilahiyah_02040524028 full.pdf] Text
Musfiroh Nihlah Ilahiyah_02040524028 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 February 2029.

Download (2MB)
[thumbnail of Musfiroh Nihlah Ilahiyah_02040524028.pdf] Text
Musfiroh Nihlah Ilahiyah_02040524028.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh problematik penafsiran terhadap ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan legitimasi kepemimpinan. Salah satu figur pemimpin yang menari untuk dikaji adalah kepemimpinan Nabi Yusuf. Salah satu mufasir Indonesia yang telah memberikan perhatian khusus terhadap kisah kepemimpinan Nabi Yusuf tersebut adalah Quraish Shihab. Ia telah menjelaskan bahwa kisah kepemimpinan Nabi Yusuf tidak hanya kisah moral dan spiritual, tetapi kisah yang mampu dijadikan sebagai figur kepemimpinan untuk lintas generasi karena telah memiliki legitimasi rasional, etis, serta struktural. Rumusan masalah meliputi bagaimana penafsiran Muhammad Quraish Shihab tentang legitimasi kepemimpinan Nabi Yusuf tersebut dapat dianalisis menggunakan teori Max Weber tentang otoritas legitimasi kepemimpinan, dan bagaimana implikasi penafsiran tersebut bagi kepemimpinan modern. Penelitian ini menggunakan kerangka teoretik tentang legitimasi kepemimpinan Nabi Yusuf dengan metode Max Weber. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan jenis penelitian berupa studi pustaka. Sumber primernya yang digunakan adalah tafsir Al-Misbah karya Muhammad Quraish Shihab, dan sumber sekunder berupa literatur pendukung lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi yang akan berfokus pada teks yang terkandung dalam data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekalipun penjelasan tentang legitimasi Quraish Shihab dan teori legitimasi kepemimpinan yang ditemukan oleh Max Weber tersebut terlahir dari tradisi yang berbeda, namun keduanya tetap memiliki tujuan yang sama. Tujuan tersebut adalah bagaimana konsep dan nilai yang harus dimiliki oleh pemimpin untuk bisa menjadi pemimpin yang ideal. Penjelasan tentang legitimasi kepemimpinan Nabi Yusuf tersebut memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan pemimpin modern, khususnya di wilayah yang mengharuskan adanya pemimpin yang mempunyai nilai legitimasi. Dengan pendekatan Weber, penafsiran ini dapat mendukung arti legitimasi kepemimpinan di ranah agama atau politik.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kepemimpinan Nabi Yusuf; Muhammad Quraish Shihab; Max Weber
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Kepemimpinan
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Musfiroh Ilahiyah
Date Deposited: 26 Feb 2026 04:14
Last Modified: 26 Feb 2026 04:14
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/87822

Actions (login required)

View Item
View Item