Pergeseran bahasa Madura pada masyarakat dwibahasa Jawa-Madura di Desa Kramat Kecamatan Gresik: kajian sosiolinguistik

Sholiha, Iftitahus (2026) Pergeseran bahasa Madura pada masyarakat dwibahasa Jawa-Madura di Desa Kramat Kecamatan Gresik: kajian sosiolinguistik. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Iftitahus Sholiha_03010422013.pdf] Text
Iftitahus Sholiha_03010422013.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Iftitahus Sholiha_03010422013_Full.pdf] Text
Iftitahus Sholiha_03010422013_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pergeseran bahasa Madura pada masyarakat dwibahasa Jawa–Madura di Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Fokus penelitian diarahkan pada pola penggunaan bahasa berdasarkan perbedaan generasi, yaitu generasi tua, generasi remaja, dan generasi anak-anak. Penelitian ini penting dilakukan untuk melihat sejauh mana bahasa Madura masih dipertahankan dan diwariskan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa yang berada di wilayah perbatasan bahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Informan dikelompokkan berdasarkan generasi, yaitu generasi tua, generasi remaja, dan generasi anak-anak. Analisis data dilakukan dengan mengkaji penggunaan bahasa dalam berbagai ranah kehidupan, seperti keluarga, pergaulan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi, serta mengaitkannya dengan faktor-faktor sosial yang memengaruhi pilihan bahasa penutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran bahasa Madura terjadi secara antargenerasi. Generasi tua masih relatif mempertahankan bahasa Madura, meskipun mulai beralih ke bahasa Jawa dalam interaksi lintas desa dan aktivitas ekonomi. Generasi remaja lebih dominan menggunakan bahasa Jawa dalam pergaulan, sekolah, dan media sosial, sehingga bahasa Madura semakin terbatas penggunaannya. Sementara itu, generasi anak-anak sebagian besar hanya memahami bahasa Madura secara pasif atau bahkan tidak menguasainya sama sekali. Pergeseran bahasa Madura dipengaruhi oleh faktor mobilitas sosial, lingkungan pendidikan, aktivitas ekonomi, serta melemahnya transmisi bahasa dalam keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa Madura di Desa Kramat mengalami penurunan vitalitas dan berpotensi semakin tergeser apabila tidak dilakukan upaya pemertahanan bahasa secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: pergeseran bahasa; bahasa Madura; bilingualisme; sosiolinguistik
Subjects: Bahasa Indonesia
Komunikasi
Budaya
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia
Depositing User: Iftitahus Sholiha
Date Deposited: 22 Jan 2026 01:11
Last Modified: 22 Jan 2026 01:12
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/87491

Actions (login required)

View Item
View Item