Arifin, Mohammad Saiful (2010) Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah dalam meningkatkan kemampuan analisis siswa di Kelas VII-B Madrasah Tsanawiyah Negeri Purwoasri Kediri. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (552kB)
abstrak.pdf
Download (18kB) | Preview
daftar isi.pdf
Download (24kB) | Preview
bab 1.pdf
Download (58kB) | Preview
bab 2.pdf
Download (146kB) | Preview
bab 3.pdf
Download (99kB) | Preview
bab 4.pdf
Download (115kB) | Preview
bab 5.pdf
Download (36kB) | Preview
bab 6.pdf
Download (24kB) | Preview
daftar pustaka.pdf
Download (31kB) | Preview
Abstract
Tujuan pendidikan matematika disekolah adalah untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif. Kemampuan-kemampuan tersebut dapat dibentuk melalui proses pembelajaran atau dampak langsung dari materi matematika itu sendiri. Berdasarkan hal tersebut, kemampuan analisis merupakan salah satu kemampuan berpikir yang harus dilatihkan dan ditingkatkan dalam kegiatan pembelajaran matematika disekolah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melatihkan dan meningkatkan kemampuan analisis adalah dengan pemilihan strategi pembelajaran yang berdasar pada psikologi kognitif siswa. Ada beberapa strategi pembelajaran yang berdasar pada psikologi kognitif siswa, salah satunya adalah pembelajaran berbasis masalah. Dari pemaparan diatas timbul pertanyaan, apakah pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa apabila diterapkan dalam kegiatan pembelajaran matematika disekolah? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, diadakanlah penelitian tentang efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan analisis siswa pada pelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-B Madrasah Tsanawiyah Negeri Purwoasri Kediri selama sepuluh jam pelajaran. Materi yang dipilih adalah pecahan bentuk aljabar dan penggunaan aljabar untuk menyelesaikan masalah. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode test. Metode observasi digunakan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterlaksanaan sintaks pembelajaran. Metode tes digunakan untuk mengukur kemampuan analisis siswa. Metode tes yang digunakan berupa pre-test dan post-test. Pre-test digunakan untuk mengukur kemampuan analisis siswa sebelum diberi perlakuan dan post-test dilakukan untuk mengukur kemampuan analisis siswa setalah diberi perlakuan. Perlakuan yang diberikan berupa pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Untuk menganalisis data berupa nilai pre-test dan post-test, digunakan uji statistik Data Berpasangan. Setelah diuji dengan menggunakan uji statistik Data Berpasangan, diketahui bahwa nilai pretest berbeda dengan nilai post-test. Rata-rata nilai post-test lebih baik dari nilai pre-test. Berdasarkan hal tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan analisis siswa mengalami peningkatan setelah diterapkannya pembelajaran berbasis masalah dalam kegiatan
pembelajaran matematika disekolah. Hal itu berarti, pembelajaran berbasis masalah efektif dalam meningkatkan keamampuan analisis siswa.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembelajaran Berbasis Masalah; Kemampuan Analisis Siswa |
| Subjects: | Pendidikan > Pembelajaran Pendidikan > Metode |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id |
| Date Deposited: | 28 Aug 2010 |
| Last Modified: | 30 Oct 2018 04:12 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8742 |
